| www.unesa.ac.id | pdpt.unesa.ac.id

KAMPUS KETINTANG
Jl. Ketintang, Surabaya 60231

KAMPUS LIDAH WETAN
Jl. Lidah Wetan, Surabaya
info@unesa.ac.id

kemasan pangan
FileName : kemasan pangan.ppt
FileType : application/vnd.ms-powerpoint
FileSize : 769.5 KB
Download



Plain Text Preview

* Kemasan pangan sesungguhnya seumur dgn peradaban manusia * Aneka ragam kemasan pangan tersedia * Peran kemasan pangan beragam (wadah, pelindung, transportasi, promosi, dls) * Trend : jenis dan volume penggunaan meningkat (sangat dinamis) dari waktu ke waktu seiring dgn kemajuan IPTEK * Interaksi kemasan dgn pangan (a.l. melalui migrasi monomer, residu, katalis, plastisizer, antioksidan, dls) berpotensi menimbulkan risiko thd kesehatan * Banyak negara tlh mengatur kemasan pangan (positive list dan negative list zat kontak langsung dgn pangan, food contact substances) * Di tingkat nasional, ketentuan ttg kemasan pangan dimuat dlm UU No. 7/1996 tentang Pangan dan PP No. 28/2004 ttg keamanan, mutu dan gizi pangan * Telah dikeluarkan regulasi pelaksanaan berupa Peraturan Kepala Badan POM No. 00.05.55.6497/2007 ttg Bahan Kemasan Pangan. DEFINISI KEMASAN PANGAN Bahan yg digunakan untuk mewadahi dan atau membungkus pangan, baik yang bersentuhan LANGSUNG dengan pangan maupun tidak (UU No. 7 Tahun 1996 tentang Pangan) * Sbg WADAH (penyimpanan, penataan, transportasi) * Memberi PROTEKSI dan perpanjangan daya tahan pangan agar terhindar dari kerusakan secara : * fisik (mekanikal, cahaya) * kimiawi (permeasi gas, kelembaban/uap air) * biologik (mikroba, kapang) * Sbg media PROMOSI dan informasi PARA PIHAK YG TERLIBAT DLM PEMBUATAN KEMASAN PANGAN JENIS BAHAN KEMASAN (FOOD CONTACT MATERIALS) (Peraturan Ka Badan POM No: HK.00.05.55.6497 Thn 2007) Plastik (termasuk varnishes dan coating) Selulosa teregenerasikan (Regenerated cellulose) Elastomer dan karet Kertas dan karton Keramik Kaca/ gelas Logam dan paduan logam (alloy) Kayu/ gabus Produk tekstil Lilin parafin dan mikrokristal REGULATION (EC) No 1935/2004 OF THE EUROPEAN PARLIAMENT AND OF THE COUNCIL on materials and articles intended to come into contact with food 1. Active and intelligent materials and articles 2. Adhesives 3. Ceramics 4. Cork 5. Rubbers 6. Glass 7. Ion-exchange resins 8. Metals and alloys 9. Paper and board 10. Plastics 11. Printing inks 12. Regenerated cellulose 13. Silicones 14. Textiles 15. Varnishes and coatings 16. Waxes 17. Wood ACTIVE DAN INTELLIGENT PACKAGING REPRESENTASI SKEMATIK PERPINDAHAN MIGRAN DARI PERMUKAAN KEMASAN PANGAN INTERAKSI FOOD CONTACT SUBSTANCES DENGAN PANGAN * Migrasi/ desorption (perpindahan komponen dalam kemasan pangan ke dalam pangan) * Sorpsi (perpindahan komponen pangan ke dalam kemasan pangan) - tergantung pH, suhu, struktur kimia, jenis pelarut) * Permeasi (perpindahan molekul gas, uap dan cairan melalui kemasan pangan ke lingkungan sekitar dan sebaliknya)-memacu pertumbuhan mikroba * Migrasi MENINGKAT, jika : * durasi kontak >>> * suhu kontak >>> * konsentrasi FCS tinggi * luas permukaan kontak besar * pangan agresif * Migrasi MENURUN, jika : * BM FCS besar * pangan kering atau kontak tak langsung * difusitas bahan kemasan rendah * adanya lapisan penyekat Typical Hazards of Selected Food Contact Substances Typical Hazards of Selected Food Contact Substances Typical Hazards of Selected Food Contact Substances (CONT.) REVIEW DAN AMANDEMEN REGULASI Justifikasi: * Untuk mengakomodasi perkembangan iptek (mis penambahan jenis bahan dasar dan aditif) dan mempertimbangkan ketentuan di negara lain * Luasnya penggunaan aditif tertentu, yg sebagian diantaranya berbahaya (misalnya pemlastis dan penstabil) maka batas maksimumnya perlu ditetapkan ISU BISFENOL A (BPA) * Diduga merupakan endocrine disrupter chemical * Sejak Agustus 2008, botol susu bayi yg terbuat dari polikarbonat (PC) DILARANG di Kanada. * Konsensus antara otoritas di Amerika Serikat, Kanada, Eropa, dan Jepang menyatakan bahwa batas paparan BPA dari kemasan pangan tidak menimbulkan risiko kesehatan seketika pada populasi umum termasuk bayi dan anak kecil. * Pada bln Juni 2009, FDA mengumumkan utk mereview status BPA ISU AZODICARBONAMIDE (ADC) * Dekomposisi ADC selama proses pd suhu tinggi menghasilkan SEMICARBAZIDE (SEM) yg bersifat karsinogenik--- 'presence in baby foods (at ppb levels) is undesirable' * Amandemen ke-4 Directive 2004/1/EC menetapkan pelarangan penggunaan ADC ISU NITROSAMINE * Concerning the release of the N-nitrosamines and N- nitrosatable substances from ELASTOMER or RUBBER teats and soothers * Batasan : * 0,01 mg in total of N-nitrosamines released/kg (of the parts of teat or soother made of elastomer or rubber), * 0,1 mg in total of N-nitrosatable substances/kg (of the parts of teat or soother made of elastomer or rubber). ISU PERFLUOROCARBON * Bersifat biopersisten (t1/2 = 4,4 tahun) * Contoh : perfluorooctanoic acid (PFOA) dan perfluoro octane sulfonate (PFOS) * Dapat bermigrasi dari perfluoro paper coating, popcorn bags dan PTFE cookware (sgt kecil) LOGO KEMASAN PANGAN Untuk kemasan yang kontak langsung dengan pangan, pada label spy tertera frasa : 'cocok untuk pangan' atau'for food use' atau 'food grade' atau mencantumkan logo gelas dan garpu sbb: PENUTUP * Kemasan pangan mempunyai berbagai peran /fungsi yg tak terbantahkan * Teknologi kemasan pangan dari waktu ke waktu berlangsung sgt dinamis dan daftar aditif cenderung semakin banyak dengan maksud utk memperbaiki performanya * Payung hukum kemasan pangan di tingkat nasional (UU No. 8/1996 ttg pangan, PP No. 28/2004 ttg Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan dan Peraturan Kepala Badan POM No. 00.05.55.6497/2007 ttg Bahan Kemasan Pangan) mengawal pengendalian kemasan pangan * Pemerintah dan industri serta pemangku kepentingan terkait mempunyai peran dan tanggung jawab dlm menyeleksi penggunaan kemasan pangan agar migrasi FCS ke dalam pangan dapat dikendalikan dan pd gilirannya mengurangi risiko thd kesehatan. * Update thd regulasi/standar perlu dilakukan secara teratur untuk mengakomodasi perkembangan IPTEK dan sekaligus menyelaraskan dengan regulasi di negara lain