| www.unesa.ac.id | pdpt.unesa.ac.id

KAMPUS KETINTANG
Jl. Ketintang, Surabaya 60231

KAMPUS LIDAH WETAN
Jl. Lidah Wetan, Surabaya
info@unesa.ac.id

PHYLUM NEMATHELMINTHES
FileName : PHYLUM NEMATHELMINTHES.pptx
FileType : application/octet-stream
FileSize : 23.55 MB
Download



Plain Text Preview

Drs. Tjipto Haryono, M.Si. Ulfi Faizah, S.Pd., M.Si. Reni Ambarwati, S.Si., M.Sc. PHYLUM NEMATHELMINTHES (CACING GILIG) KARAKTERISTIK: ? Hidupnya akuatik, terestrial, atau parasitik pada organisme lain (Avertebrata, Vertebrata, tumbuhan), ? Ukuran tubuh bervariasi (mikroskopis sampai ukurannya besar) ? Bentuk tubuh memanjang, silindris, ? Saluran pencernaan lengkap (mulut-usus-anus) ? Organ reproduksi berumah dua (diocious) KLASIFIKASI ? Klasifikasi berdasarkan pada Barnes (1987) dan Green (1981) sbb.: ? Phylum Aschelminthes (Nemathelminthes) dibagi dalam 2 classis: 1. Classis Rotifera (mikroskopis) 2. Classis Nematoda (ukuran besar) 1. CLASSIS ROTIFERA ? Jumlah species yang telah ditemukan kurang lebih 1500 species ? Hewan renik (mikroskopis), penghuni kolam air tawar, danau, atau air laut (marine), ? Simetri tubuh: bilateral, tidak bersegmen, ? Bagian anterior berciri khas mahkota berambut (bersilia), yang disebut korona, atau cakram trokhal. ? Korona menunjukkan beragam modifikasi, yang berperan dalam pergerakan (lokomosi), dan menangkap makanan (feeding) Gambar Rotifera Ada 3 ordo: 1. Ordo Seisonacea a. Bentuk memanjang, dengan leher panjang antara korona dan batang tubuh, b. Ukuran hewan jantan = hewan betina, c. Gonad sepasang, ovarium tanpa vitelaria, Contoh: Seison sp. 2. Ordo Bdelloidea a. Korona biasanya memiliki cakram bentuk roda b. Betina memiliki 2 ovarium dengan vitelaria, Contoh: Rotaria sp. Lanjutan ordo: 3. Ordo Monogononta a. Betina memiliki 1 ovarium, b. Jantan ukuran tubuhnya kecil dibanding yang betina, Contoh: Brachionus, Keratella, Filinia, Polyarthra. 2. CLASSIS NEMATODA ? Klasifikasi berdasarkan pada Wakelin (1981) dan Barnes (1997), ? Telah ditemukan kurang lebih 12.000 species. ? Memiliki daerak sebaran yang luas, mulai dari daerah kutub sampai tropik, ? Habitat di lingkungan yang berbeda-beda, ? Mayoritas yang hidup bebas adalah hewan benthos, hidup di antara hamparan Alga dan sedimen akuatik, ? Jenis yang hidup terestrial nberada dalam lapisan air yang menglilingi partikel tanah, ? Cara makan beraneka ragam (melibatkan kontraksi otot faring untuk menelan (ingestion) lanjutan ? Jenis yang karnivora dan herbivora memeiliki stilet (alat penusuk) ? Tubuh memanjang, silindris, tidak bersegmen, tidak berambut (bersilia), kulit dilapisi kutikula, ? Dinding tubuh hanya memiliki otot membujur (longitudinal), ? Sistem ekskresi berupa kelenjar, ? Organ reproduksi: berumah dua (diocious) Gambar cacing Ascaris Klasifikasi: 1. Sub-classis Adenophorea (Aphasmidia) * Terdapat amphid (organ kemo-reseptor) yang terdapat di anterior, berkembang baik, * Memiliki kelenjar caudal dan hypodermal, * Organ sekskresi tanpa saluran lateral, * Hidup bebas atau parasitik, a. Ordo Enoplida 1) Super-familia Mermithoidea * Faring tipis, * Larva parasitik dalam hewan Avertebrata, * Hewan dewasa hidup bebas, * Contoh: Mermis sp. Lanjutan: 2) Super-familia Trichuroidea * Faring tipis, * Telur berbentuk seperti jeruk limau dengan sumbat polar, * Hewan betina memiliki ovarium tunggal, * Parasit pada Vertebrata, * Contoh: Trichuris trichiura, Trichinella spiralis, Capillaria annulata, C. hepatica lanjutan 3) Super-familia Dioctophymatoidea * Hewan berukuran besar, * Hidup sebagai parasit dalam ginjal Vertebrata, * Contoh: Dioctophyma renale Eustrongylides sp. Hysttrichis sp. 2. Sub-classis Sercenentea (Phasmidia) * Amphid tidak berkembang baik, * Terdapat phasmid (organ kemo-reseptor) di posterior, * Tidak memiliki kelenjar caudal & hypodermal, * Organ ekskresi bersaluran lateral, * Hidup saprobiotik atau parasitik, lanjutan a. Ordo Rhabditida * Bentuk tubuh kecil, transparan, * Faring dengan tonjolan posterior (pseudopharynx) * Hidup bebas, saprobiotik, atau parasitik, * Contoh: Rhabditis coarctata, R. Ocypodis, R. Pellio, Strongyloides stercoralis, Rhabdias sp. Neoplectana glaseri lanjutan b. Ordo Tylenchida * Parasit pada tumbuhan, berukuran kecil, * Mulut derstilet, * Contoh: Ditylenchus dispaci, Meloidogyne marioni, Helicotylenchus dihystera, c. Ordo Strongylida * Bersifat parasit pada hewan lain, * Hewan jantan memiliki "bursa kopulasi" yang ditunjang oleh "ray" (tonjolan seperi duri = semacam penis) lanjutan 1) Super-familia Ancylostomatoidea * Memiliki kapsul mulut bergerigi atau lempengan pemotong, * Contoh: Ancylostoma duodenale A. braziliense A. caninum, A. ceylonicum, A. tubaeforme, 2) Super-familia Strongyloidea * Kapsul mulut besar, bergerigi, atau tidak, * Contoh: Strongylus equinus S. vulgaris S. edentatus lanjutan 3) Super-familia Trichostrongyloidea * Kapsul mulut kecil, * Sebagai parasit pada usus Vertebrata, * Contoh: Trichostrongylus vitrinus, Haemonchus contortus, Ostertagia ostertagia, Cooperia punctata, Nematodirus spathiger, Hyostrostrongylus rubidus, Dictyocaulus viviparus, Metastrongylus sp. lanjutan d. Ordo Ascaridida * Mulut khas berbibir tiga, * Sebagai parasit pada Arthropoda dan Vertebrata, 1) Super-familia Ascaridoidea * Ukuran tubuh besar, bibir besar, * Usus ber-caecum (usus buntu) * Contoh: Ascaris lumbricoides, A. suun A. galli Morfologi cacaing Ascaris lanjutan 2) Super-familia Heterokoidea * Bibir kecil, * Hewan jantan memiliki batil penghisap npra kloaka, * Contoh: Heterakis gallinarum Pharyngodon mamillatus, e. Ordo Oxyurida * Faring dengan tonjolan posterior, * Sebagai parasit usus besar Vertebrata, lanjutan 1) Super-familia Oxyuroidea * Esophagus memiliki sebuah pentolan posterior, * Memiliki 1-2 spikulum, * Ujung ekor lancip (jantan dan betina) *Contoh: Oxyuris equi, Enterobius vermicularis Pharyngodon mamillatus 2) Super-familia Syphacioidea * Ekor cacing jantan & betina panjang dan runcing, * Bentuk telur oval, sebelah sisinya datar, * Contoh: Syphacia sp. lanjutan f. Ordo Spirurida * Sebagai parasit pada Vertebrata, * Ukuran tubuh kecil dan panjang, 1) Super-familia Spiruroidea * Ukuran tubuh ramping, ukuran sedang, * memiliki 2 buah bibir lateral mengelilingi mulut, * kadang-kadang terdapat 4-6 bibir kecil, * Capsula bucalis dilapisi kutikula, * Esophagus tidak memiliki pentolan, * Contoh: Gongylonema pulchrum lanjutan 2) Super-familia Thelazioidea * Sebagai parasit pada Vertebrata, * Siklus hidupnya melalui hospes perantara tertentu (tergantung species-nya) * Contoh: Thelazia callipaedia (c. Mata) T. calliforniensis Spirocerca lupi (c. Usus) Gnathostoma spinigerum lanjutan 3) Super-familia Dracunculoidea * Tidak memiliki bibir jelas tetapi memiliki papila bibir papila bibir 6 buah, 8 papila eksterna, * Esophagus berotot, bagian posterior besar dan ber- kelenjar, * Contoh: Dracunculus medinensis, 4) Super-familia Filarioidea * Tubuh langsing seperti benang, * Tidak memiliki bibir sekitar mulut, * Esophagus tidak memiliki pentolan, * Daur hidupnya melibatkan serangga pengisap darah, * Cacing dewasa = filaria, menghasilkan mikrofilaria, * Sebagai parasit patogenik Vertebrata, lanjutan Contoh: Splendidofilaria fallisensis Wuchereria bancrofti Brugia malayi B. pahangi, Onchocerca volvulus, Loa-loa (c. Mata) Dirofilaria immitis (c. Jantung) Elaeophora schneideri ====== SELAMAT BELAJAR