| www.unesa.ac.id | pdpt.unesa.ac.id

KAMPUS KETINTANG
Jl. Ketintang, Surabaya 60231

KAMPUS LIDAH WETAN
Jl. Lidah Wetan, Surabaya
info@unesa.ac.id

Kepemimpinan
FileName : Kepemimpinan.ppt
FileType : application/vnd.ms-powerpoint
FileSize : 2.94 MB
Download



Plain Text Preview

KEPEMIMPINAN Oleh: TJITJIK RAHAJU Deskripsi : Setelah mengikuti kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan kedudukan kepemimpinan dalam cabang Ilmu Pengetahuan, definisi dan lingkup kepemimpinan , fungsi kepemimpinan, sumber-sumber kekuasaan pemimpin,teori dalam kepemimpinan, variabel kepemimpinan, motivasi dan kepemimpinan, kepemimpinan dan pengambilan keputusan, kajian kecerdasan dan kepemimpinan, moralitas kepemimpinan Kedudukan kepemimpinan dalam cabang Ilmu Pengetahuan Definisi dan lingkup kepemimpinan Fungsi kepemimpinan Sumber-sumber kekuasaan pemimpin, Teori dalam kepemimpinan : Thrait Theory, Studi Klasik Kepemimpinan, Behavior Theory, kepemimpinan Situasional 6. Variabel kepemimpinan 7. Motivasi dan kepemimpinan 8. Kepemimpinan dan pengambilan keputusan 9. Kajian kecerdasan dan kepemimpinan 10. Moralitas kepemimpinan Referensi : Sutarto, Dasar-dasar Kepemimpinan Administrasi, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Charles J. Keating, Kepemimpinan :Teori dan Pengembangannya, Kanisius, Yogyakarta,1990. Onong Uchjana Effendi, kepemimpinan dan Komunikasi, 1986, Alumni , Bandung. A.W. Widjaja, Peranan Motivasi dalam Kepemimpinan, 1986,Akademika Pressindo, Jakarta Kedudukan Kepemimpinan dalam Ilmu Pengetahuan Kepemimpinan merupakan cabang dari kelompok ilmu administrasi, khususnya Administrasi Negara Ilmu Administrasi sendiri adalah salah satu cabang dari ilmu-ilmu social Kepemimpinan terkategori sebagai ilmu terapan dari ilmu-ilmu social oleh karena prinsip-prinsip, definisi dan teorinya diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatkan taraf hidup manusia. Tujuan Bahasan Kepemimpinan : memberikan pengertian yang luas tentang berbagai hal yang berkaitan dengan masalah kepemimpinan memberikan berbagai penafsiran dan pendekatan terhadap masalah social yang berkaitan dengan keberadaan pemimpin memberikan pengaruh dengan berbagai cara dan pendekatan untuk membantu memecahkan persoalan yang berkaitan dengan kepemimpinan Organisasi dan Kepemimpinan Manusia harus sadar bahwa dirinya adalah anggota dari sebuah organisasi dengan segala bentuk dan jenisnya Kesadaran tersebut muncul karena adanya kenyataan bahwa setiap individu tidak akan dapat memenuhi kebutuhannya secara sendiri APA SAJA KEBUTUHAN MANUSIA????? COBA SAUDARA SEBUTKAN Hirarki Kebutuhan Maslow Physiological needs Security Needs Social needs Esteem needs Self actualization Mempertahankan hidup Perlindungan dari bahaya, ancaman Disenangi dan diperhitungkan sebagai pribadi Penghargaan/prestasi Mengarah pd pengembangan mental kemampuan kerja Bagaimana Kesimpulan Saudara terhadap Kebutuhan tersebut ? Kebutuhan manusia bersifat universal dalam arti, sama jenisnya untuk semua manusia Yang membedakan adalah intensitasnya dan cara serta kepuasan dalam pemenuhannya Pemenuhan kuantitas dan kualitas kebutuhan ? melahirkan kepentingan yang berbeda Mengalir berbagai kepentingan yang tidak sama antar individu, Sebaliknya juga muncul individu-individu yang merasa punya kepentingan yang sama Individu-individu yang punya kepentingan sama, selanjutnya cenderung membentuk kelompok /organisasi yang bermacam-macam bentuknya guna memenuhi kebutuhannya Kepentingan bersama yang disepakati untuk dicapai melalui kerja sama antar sejumlah individu, Pada akhirnya berkembang menjadi TUJUAN ORGANISASI yang tidak lain adalah tujuan bersama Apa Fungsi Organisasi ? Sebagai Tempat/Wadah a. Organisasi bisa memberikan status kepada individu b. Organisasi memberikan perlindungan c. Organisasi menampung seluruh kegiatan 2. Sebagai Alat Kompleksitas dan dinamika organisasi tidak teratasi dengan fungsi organisasi sebagai Wadah, berkembang fungsi organisasi sebagai ALAT Sebagai ALAT, organisasi harus efektif dan efisien dalam hal,al : Susunan organisasi Susunan personalia Pembagian kerja Tanggung jawab 3. Sebagai Sistem Makin tergantungnya individu atas individu lain Makin tergantungnya kelompok atas kelompok lain Makin tergantungnya organisasi atas organisasi lain, berakibat organisasi tidak bisa hidup sendiri tanpa pengaruh faktor lain langsung maupun tidak langsung Saling ketergantungan membuat organisasi berjalan sebagai sistem Organisasi adalah unsur kehidupan masyarakat beradab yang muncul karena beberapa alasan paling tidak bagi individu organisasi memberi kemungkinan untuk dapat menyelesaikan hal-hal yang tidak dapat dilakukan sendiri Sekalipun individu bergabung karena kepentingan yang sama, namun Perilaku individu dalam organisasi bisa berbeda Persepsi Sikap Kepribadian Learning Persepsi Proses individu memberi arti terhadap lingkungannya yang dapat ditangkap inderanya Kemampuan indera tiap individu dalam menangkap stimuli lingkungan juga bisa berbeda Sehingga muncul PERBEDAAN PERSEPSI Dalam organisasi inilah, maka individu-individu tersebut mendapat peran Peran dalam Organisasi Dua peran yang ada dalam organisasi adalah peran sebagai PEMIMPIN dan peran sebagai ANGGOTA (yang dipimpin) Semakin besar organisasi dengan jumlah anggota yang semakin banyak maka semakin diperlukan kehadiran pemimpin yang mampu mengendalikan laju organisasi agar tujuan bersama bisa tercapai Peran pemimpin dalam kelompok/organisasi menurut Charles J. Keating disebut sebagai Leadership Function (Tugas Kepemimpinan) yang berkaitan dengan : Pekerjaan yang harus diselesaikan (task function) kekompakan kelompok (relationship function) Initiating Usaha agar kelompok memulai aktivitas Contoh : Mengajukan masalah Mengajak untuk mulai memikirkan masalah Mengajak untuk mulai mencari pemecahan masalah Tugas Kepemimpinan yang berkaitan Kerja /Task Kelompok : 1. Initiating 2. Regulating 3. Informing 4. Supporting 5. Evaluating 6. Summarizing Tugas Kepemimpinan yang berkaitan dengan Kekompakan kelompok : Encouraging Expressing feeling Harmonizing Compromizing Gatekeeping Setting standards Regulating Mengatur arah dan tindakan kelompok Memberi informasi, data, fakta, pendapat pada para anggota Juga meminta informasi data, fakta,pendapat dan sebaliknya Informing Menerima ide, gagasan, pendapat dari bawah menambah, mengurangi yang tidak perlu menyempurnakan, Supporting EVALUATING Menilai Menguji gagasan yang muncul Menilai cara kerja Menunjukkan konsekuensi-konsekuensi untung rugi Summarizing Mengumpulkan Merumuskan ide dan gagasan yang muncul Menunjukkan konsekuensi-konsekuensi untung rugi Tugas berkaitan dengan Kekompakan Kelompok Encouraging, bersikap hangat, bershabat Menyatakan perasaan terhadap kerja kelompok, Berempati Expressing Feeling Mendamaikan, mempertemukan pendapat yang berbeda Harmonizing Compromizing Kemauan mengubah dan menyesuaikan pendapat dan perasaan sendiri dengan pendapat dan perasaan orang-orang yang dipimpinnya Menyampaikan aturan, tata tertib sebagai rambu dalam kegiatan berkelompok Setting Standards Kepemimpinan Kepemimpinan merupakan inti manajemen Inti Kepemimpinan adalah pengambilan keputusan Kepemimpinan adalah kegiatan untuk mempengaruhi orang lain agar dapat diarahkan berperilaku untuk mencapai tujuan Unsur yang harus ada dalam Kepemimpinan Pemimpin atau orang yang memimpin Orang yang dipimpin Interaksi /kegiatan untuk mempengaruhi Tujuan Perilaku /kegiatan sebagai hasil mempengaruhi Kepemimpinan dan Kekuasaan Kekuasaan : Kemampuan untuk menggerakkan, mendapatkan dan menggunakan sumber-sumber yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan Etzione, menyebut : 1. Position Power 2. Personel Power Sumber-sumber Kekuasaan Position Power : Kekuasaan pemimpin yang muncul karena kedudukannya atau karena hirarki jabatan formalnya Personal Power : Kekuasaan pemimpin yang muncul karena sifat-sifat yang dimiliki pemimpin 1. Legitimate Power 2. Expect Power 3. Coercive Power 4. Referent Power 5. Reward Power French dan Raven membagi sumber kekuasaan,menjadi : Sumber Kekuasaan Bawahan Collective Power Legal Power Affluence Power Teori-Teori Kepemimpinan Pertanyaan dasar : 1. How One becomes a leader ? 2. How Leaders behave ? 3. What makes the leaders effective ? Mengarah pada 2 hal : 1. menjawab bgmn seseorang bisa jadi pemimpin 2. mengidentifikasi sifat-sifat pemimpin How one becomes a leader? Great Man Theory mengartikan bakat dalam arti keturunan. Bahwa seseorang menjadi pemimpin karena memiliki kromosom (pembawa sifat) memimpin dari orang tuanya. The Big Bang Theory bahwa suatu "peristiwa besar yang terjadi bisa memicu lahirnya seorang pemimpin atau dapat membuat seseorang jadi pemimpin. Dikotomi munculnya Pemimpin (Sondang): 1. Leader are born Pemimpin lahir karena bawaan orang tuanya Muncul banyak perdebatan Big bang theory Peristiwa besar yang terjadi memicu lahirnya pemimpin Mengintegrasikan situasi dengan anggotanya. Situasi ini yang bisa mengantarkan seseorang menjadi pemimpin. 2. Leader are made Pemimpin muncul karena dibentuk 2. Leader are made Pemimpin muncul karena dibentuk How becomes a leader Juga mengarah pada identifikasi sifat-sifat yang harus ada dalam pemimpin, dari sini muncul TEORI SIFAT Seseorang bisa menjadi pemimpin jika memiliki serangkaian sifat atau karakteristik kepribadian yang dibutuhkan seorang pemimpin Asumsi Teori Sifat Karakteristik Pemimpin (Keith Davis) Kecerdasan Kematangan dan Keleluasaan Hubungan Sosial Motivasi dan Dorongan Berprestasi Kemampuan melakukan hubungan manusiawi Adakah kritik terhadap teori ini ? 1. Sulit mendapatkan pemimpin yang memiliki keseluruhan sifat baik 2. Sulit untuk menyepakati sifat-sifat yang harus ada dalam pemimpin 3. bersifat deskriptif dan tidak analisis 4. Sulit untuk mengukur bahwa sifat yang satu lebih baik dari yang lain 5. Pada Sikon tertentu terkadang meMbutuhkan sifat tertentu pula Kritik terhadap Teori Sifat How leader behave ? Kritik yang muncul terhadap teori sifat mengarahkan studi-studi kepemimpinan pada PERILAKU PEMIMPIN keberhasilan seorang dalam memimpin tergantung pada perilakunya dalam melaksanakan fungsi-fungsi kepemimpinan Teori Perilaku Studi Klasik Kepemimpinan Studi IOWA Studi OHIO Studi MICHIGAN Teori X dan Teori Y Managerial Grid Diskusikan dengan kelompok Saudara substansi studi kepemimpinan di atas! Apa yang harus dilakukan Leader agar kepemimpinannya efektif ? What makes the leader effective ? Fred Fiedler , mengembangkan Teori Kepemimpinan Situasional (Model Kontigensi) 2 hal yang harus diperhatikan dalam kepemimpinan yaitu : - mengidentifikasi faktor-faktor yang sangat penting dalam situasi - memperkirakan gaya atau perilaku kepemimpinan yang paling efektif dalam situasi tersebut 1. Hubungan antara atasan dan bawahan 2. Struktur Tugas 3. Posisi kekuasaan pemimpin yang dicapai lewat otoritas formal Menurut Fiedler dalam situasi kerja terdapat 3 elemen penentu gaya/perilaku kepemimpinan efektif , yaitu : 8 kombinasi gaya kepemimpinan Kepemimpinan efektif didasarkan hal berikut : 1. Jumlah petunjuk yang diberikan pemimpin 2. Jumlah dukungan sosioemosional yang diberikan pemimpin 3. Tingkat kesiapan atau kematangan bawahan Teori Kepemimpinan Situasional (Paul Hersey dan Kenneth Blanchard 4 gaya /tipe kepemimpinan yang muncul : - Perilaku kepemimpinan dengan orientasi tinggi pada tugas - Hubungan dengan bawahan rendah - Kondisi kesiapan dan kematangan bawahan rendah TIPE DIREKTIF Kondisi tersebut mengharuskan pemimpin menjelaskan kepada bawahan tentang apa, bagaimana dan kapan melaksanakan tugas, Komunikasi yang terjadi cenderung satu arah, yaitu dari pemimpin ke bawahan Perilaku utama pemimpin yang efektif adalah dengan dengan memberikan instruksi secara spesifik,pengarahan (direction) dan pengawasan yang ketat Tipe ini disebut juga sebagai Telling Perilaku/gaya kepemimpinan dilaksanakan dengan orientasi tinggi terhadap tugas serta hubungan yang tinggi Kondisi bawahan masih rendah tingkat kesiapan dan kematangannya TIPE KONSULTATIF Kemampuan kerja bawahan belum memadai, kadang-kadang berkemauan atau sebaliknya tidak berkemauan menjalankan tugas - Pemimpin harus berperan menawarkan (menjual) tugas-tugas pada yang berkemauan dan berkemampuan - Tapi Pemimpin masih harus memberi pengarahan pada yang kemauan dan kemampuannya rendah Disebut juga tipe Selling Tip Perilaku/gaya kepemimpinan dilakukan dengan orientasi tugas rendah sementara hubungan dengan anggota organisasi tinggi TIPE PARTISIPATIF Pemimpin dan bawahan keduanya terlibat dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan Gaya kepemimpinan ini efektif jika kondisi bawahan : - memiliki kemauan dan kemampuan dalam menyelesaikan tugas-tugasnya - Komunikasi dua arah meningkat Gaya kepemimpinan ini dilaksanakan dengan orientasi pada tugas maupun hubungan dengan anggota organisasi/ bawahan RENDAH TIPE DELEGATIF Gaya akan efektif jika kondisi kesiapan dan kematangan bawahan tinggi - Terlihat dari kemauan yang besar dan kemampuan menyelesaikan tugas yang tinggi - Sehingga layak diberi pelimpahan wewenang Pemimpin mendiskusikan masalah yang dihadapi dengan bawahan dan mendelegasikan pengambilan keputusan pada bawahan Komponen mengukur Tingkat Kematangan Bawahan - Orang yang mempunyai tujuan dan mampu menyusun tujuan - Orang yang memiliki tanggung jawab, punya kemauan (motivasi) dan kemampuan (kompetensi) - Orang yang mempunyai pendidikan dan pengalaman Orang yang memiliki kemauan dan kemampuan, dibedakan : Tidak mau dan Tidak mampu Mau tetapi Tidak Mampu Tidak Mau tetapi Mampu Mau dan Mampu GAYA DAN TEKNIK KEPEMIMPINAN Gaya /Tipe Kepemimpinan : pola perilaku yang ditampilkan pemimpin saat ia mempengaruhi orang lain