| www.unesa.ac.id | pdpt.unesa.ac.id

KAMPUS KETINTANG
Jl. Ketintang, Surabaya 60231

KAMPUS LIDAH WETAN
Jl. Lidah Wetan, Surabaya
info@unesa.ac.id

TATA RIAS WAJAH KHUSUS
FileName : TATA RIAS WAJAH KHUSUS.ppt
FileType : application/vnd.ms-powerpoint
FileSize : 10.97 MB
Download



Plain Text Preview

PENGANTAR RIAS WAJAH Rias wajah dapat diterapkan kepada berbagai bentuk wajah dengan bermacam-macam tujuan, diantaranya dapat dirias untuk memperoleh citra sederhana dan alamiah, atau mengikuti rias wajah sesuai dengan mode terakhir, ataupun berdasarkan rias wajah menurut kebutuhan seketika Make up pengantin Make up fantasy MORFOLOGI FISIOGNOMIK ? Secara umum, morfologi dimaksudkan ilmu yang mempelajari bentuk dan ukuran. Dalam bidang kedokteran, morfologi adalah bagian biologi yang mempelajari susunan dan bentuk, mencakup anatomi, histology dan sitologi setiap bentuk hidup di dunia, manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan. Lanjutan ? Morfologi dalam bidang kecantikan terutama memperhatikan bentuk, ukuran, dan proporsi tubuh, serta bagian-bagian tubuh yang diperlukan untuk melengkapi teori dan teknik berbagai tindakan kosmetis, khususnya yang bersangkutan dengan teori dan teknik rias wajah. Lanjutan ? Morfologi yang mempelajari bagian wajah disebut dengan istilah morfologi fisiognomik. ? Tujuan mempelajari morfologi wajah adalah untuk mengetahui kekurangan dan kelebihannya dalam hal bentuk dan perbandingan antar bagian wajah, sehingga di satu pihak tata rias wajah dapat mengimbangi kekurangan, dan di lain pihak menonjolkan sifat-sifat unggul. Lanjutan ? Morfologi wajah berdasar bentuk kepala, kepala yang relative panjang disebut dolikosefal, yang ukuran panjang dan ukuran lebarnya memadai atau sesuai disebut mesosefal, dan yang relatif lebih lebar disebut brakisefal. Lanjutan ? Wajah diamati dari samping (en profil) untuk mendapatkan data tentang kontur wajah (garis luar), bersamaan dengan pengamatan leher dari samping. Lalu diamati dari depan (en face) untuk memperoleh kesan tentang perbandingan letak mata, hidung dan celah mulut. En profil (wajah diamati dari samping) Pembagian wajah dalam lapangan-lapangan secara morfofisiognomik dibagi dalam tiga lapangan horizontal, yaitu : ? Lapangan wajah yang terletak antara garis horizontal melalui batas rambut, dan garis horizontal setinggi pangkal hidung. ? Lapangan wajah yang dibatasi oleh garis horizontal setinggi pangkal hidung, dan garis horizontal setinggi tepi bawah sekat rongga hidung ? Lapangan wajah yang terdapat antara garis horizontal setinggi tepi bawah sekat hidung, dan garis horizontal melalui tepi bawah dagu. Lanjutan ? Pada bentuk wajah yang ideal lebar ketiga lapangan tersebut adalah sama. Jika tidak demikian, maka lapangan yang terlalu luas dipersempit dengan memberi bayangan gelap (shade), dan lapangan yang terlalu kecil diperluas denga memberi warna terang (tint). FOKUS WAJAH Fokus wajah adalah bagian wajah yang harus diperhatikan pada rias wajah, sebab hanya alat-alat wajah yang terdapat didalam focus yang perlu di rias. Daerah wajah diluar focus cukup diberi bayangan -bayangan gelap atau terang. ASIMETRI WAJAH Bentuk wajah dan badan manusia umumnya tidaklah setungkup (simetris). Asimetris ini dapat dibuktikan dengan menutup sebelah bagian wajah dengan sehelai kertas, atau menarik garis di tengah-tengah foto, dari batas rambut ke dagu. Terlihat bahwa kedua bagian memberi kesan yang berbeda, dan dalam hal ini terlihat bagin kiri umumnya lebih kecil. WARNA Penggunaan warna bertolak dari enam warna dasar (basic colors) yang dibedakan atas : Tiga warna utama (primer), yakni merah, kuning dan biru Tiga warna kedua (sekunder), yakni orange, hijau dan ungu Diperoleh dari: - merah + kuning orange - kuning + biru Hijau - Biru + merah Ungu Warna tersier diperoleh dengan mencampur Warna sekunder dengan warna primer yang berdekatan : - hijau + kuning kuning kehijauan - Ungu + merah ungu kemerahan Memecah warna ? Warna-warna asli dapat dibuat lebih redup atau lebih cerah dengan mencampur warna dengan hitam atau dengan putih. Dengan demikian nilai (value) warna diubah. ? Warna-warna pencerah tints : warna-warna yang diperoleh melalui pencampuran dengan warna putih ? Warna-warna peredup (shades) : warna-warna yang diperoleh melalui pencampuran dengan hitam atau kelabu. Tata rias wajah terbagi menjadi 3 bagian, yaitu : ? Tata rias wajah korektif ? Tata rias wajah geriatric (Lansia) ? Tata rias wajah Cicatri (cacat) Tata rias wajah korektif Tata rias yang dilakukan dengan mengoreksi bentuk wajah menjadi lebih sempurna. Tata rias wajah korektif merupakan make up beauty Yang mengutamakan keindahan. Meliputi: ? Make up beauty ? Make up wedding T.R. Geriatric (lansia) Tata rias yang diperuntukkan bagi orang yang sudah menginjak usia 40 th ke atas. Fungsinya untuk membuat penampilan orang yang sudah lanjut usia tampak lebih muda dan segar T.R. Cicatri (cacat) Tata rias yang dilakukan untuk menutupi cacat yang ada pada wajah. Cacat tersebut meliputi, bekas jerawat, flek, parut (bekas luka) Make up fantasy