| www.unesa.ac.id | pdpt.unesa.ac.id

KAMPUS KETINTANG
Jl. Ketintang, Surabaya 60231

KAMPUS LIDAH WETAN
Jl. Lidah Wetan, Surabaya
info@unesa.ac.id

BAB IV_Sangul di Pulau Kalimantan
FileName : BAB IV_Sangul di Pulau Kalimantan.doc
FileType : application/msword
FileSize : 1.99 MB
Download



Plain Text Preview

BAB IV PENATAAN SANGGUL TRADISIONAL DI KALIMANTAN A. Cakupan Materi Penataan sanggul tradisional di pulau Kalimantan, meliputi penataan sanggul dari Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, dimana dari keempat daerah ini terdapat dua bentuk sanggul yang memiliki kesamaan hanya letaknya yang berbeda. Di Kalimantan terdapat kebudayaan Melayu serta kebudayaan suku Dayak yang unik, walaupun saat ini banyak terdapat suku yang berasal dari Jawa dan Sulawesi. Hal ini tidak mempengaruhi budaya asli setempat. Pada Bab ini akan di jelaskan cara pembuatan dan penataan sanggul-sanggul yang berada di pulau Kalimantan termasuk didalamnya adalah alat dan bahan yang digunakan serta aksesorisnya. B. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mempelajari Bab I ini, mahasiswa diharapkan dapat: a. Menyebutkan aksesoris pada penataan sanggul di pulau Kalimantan dengan benar. b. Menjelaskan sejarah perkembangan sanggul di pulau Kalimantan dengan runtut. c. Menyebutkan dan menjelaskan langkah kerja dalam penataan sanggul di pulau Kalimantan dengan tepat d. Mempraktekkan pembuatan dan penataan sanggul di pulau Kalimantan dengan benar. C. Materi GELONG TALI KUANTAN KUTAI KALIMANTAN TIMUR Gelong Tali Kuantan adalah sanggul yang dikenakan oleh remaja putri di Kutai Kalimantan Timur. Sanggul ini biasa dikenakan pada acara-acara resmi, acara Erau dan acara Perkawinan Adat. Aksesoris 1. Kembang goyang sebanyak 1 buah 2. Kuntum bunga melati Alat dan Bahan 1. Aneka Sisir 2. Aneka Jepit 3. Haarnal 4. Cemara 60-80 cm 5. Peminggi, batang yang terbuat dari bamboo berukuran lebar 2 cm dan panjang 20 cm 6. Hair Spray Cara Membuat 1. Sisir seluruh rambut menuju puncak kepala, (tanpa disasak) ikat dan pasangkan cemara rambut dengan kuat. 2. Pasangkan Peminggi agak miring kearah kiri. (Gambar 1) Gambar 1 3. Lilitkan rambut pada batang peminggi sampai habis, sisa rambut diselipkan pada pangkal lilitan. Kuatkan dengan menggunakan jepit dan harnal. (Gambar 2) Gambar 2 4. Rapikan dengan hair Spary, Cabut Peminggi dengan hati-hati, setelah itu ganti peminggi dengan kembang goyang. 5. Pasangkan kuncup bunga melati pada bagian atas sanggul. SANGGUL RANGKAP (KALIMANTAN SELATAN) Sanggul Rangkap adalah sanggul yang digunakan oleh gadis remja atau pun dewasa muda. Sanggul ini berbentuk merangkap bulat yaitu kecil pada bagian atasnya kemudian besar pada bagian bawahnya (seperti stupa). Sanggul Rangkap biasa digunakan untuk acara-acara pesta perkawinan, disesuaikan dengan pakaiannya yang juga berangkap, berupa, kain sarung bermotif naga-nagaan pada bagian bawah serta motif kembang-kembangan pada bagian atasnya. Mengenakan kebaya tipis berwarna putih yang kemudian dirangkap kembali dengan kebaya dari beludru di bagian luarnya. Aksesoris 1. Bunga Melati, yaitu berupa roncean bunga melati yang di tusukkan pada batang lidi muda, sehingga pada saat penyematannya dapat diputarkan pada sanggul. 2. Kembang Goyang Rangkap, sebanyak 2 atau 3 buah yang ditusukkan pada sisi bagian atas sanggul. Alat dan Bahan 1. Aneka Sisir 2. Aneka Jepit 3. Harnal 4. Hair Net 5. Karet/ tali sepatu 6. Cemara 100-120 cm 7. Hair Spray Cara Membuat 1. Rambut di bagi menjadi dua bagian, untuk kemudian rambut bagian depan disasak dan ditata membentuk sunggaran. 2. Bagian Belakang rambut disisir menuju atas bagian belakang rambut, satukan dan ikat degan kuat 3. Pasangkan Cemara rambut 100 - 120 cm pada ikatan rambut dengan kuat. Rapikan cemara rambut dan satukan dengan rambut asli. 4. Putarkan cemara rambut kearah kanan menuju keatas, lakukan demikian untuk bagian tersisa selanjutnya sampai rambut tidak tersisa, dan membentuk suatu bentuk seperti stupa tetapi agak melebar berbentuk bulat. (Gambar 1 dan 2) Gambar 1 Gambar 2 5. Rapikan dengan hair net dan hair spray 6. Pasangkan Roncean melati melilit disetiap lilitan rambut sedemikian rupa dan kemudian pasangkan kembang goyang pada bagian atas sanggul. (Gambar 3) Gambar 3 SANGGUL JAMBUL LIPET (DAYAK, KALIMANTAN TENGAH) Sanggul Jambul Lipet yang biasa dipakai oleh masyarakat suku Dayak Kalimantan Tengah berbentuk sangat senderhana. Bentuk hampir mirip dengan sanggul Samuu Mbanta dari NTB, hanya saja tatanan rambut bagian depan disasak dan bersunggar kecil serta bentuk sanggul yang membulat. Sampai sejauh ini aksesoris yang digunakan oleh masyarakat suku dayak untuk kesempatan sehari2 belum diketahui. Tetapi untuk pengantin Dayak menggunakan hiasan dari janur berwarna kuning yang dibentuk sedemikian rupa, bulu burung serta ikat kepala berwarna merah. Alat dan Bahan 1. Aneka Sisir 2. Aneka Jepit 3. Harnal 4. Hair Net 5. Karet/ tali sepatu 6. Cemara 80 - 100 cm 7. Hair Spray Cara Membuat 1. Bagi rambut menjadi dua bagian, 2/3 bagian untuk disasak dan ditata membentuk sunggaran kecil, sisakan rambut bagian depan untuk lungsen, kemudian 1/3 bagian belakang bawah di ikat kuat. 2. Pasangkan Cemara 80 - 100 cm ikat kuat. 3. Bentuk rambut menyerupai angka delapan, terletak pas di bagian bawah kepala (hair line), dengan setiap bagian kiri dan kanan membulat. (Gambar 1) Gambar 1 4. Tarik lungsen ke tengah sanggul dan sisa rambut diselipkan dibagian bawah sanggul. Dan rapikan dengan menggunakan hair net dan hair spray. (gambar 2) Gambar 2 SANGGUL DENDENG (KETAPANG, KALIMANTAN BARAT) Sanggul Dendeng yang berasal dari Ketapang, Kalimantan Barat ini biasa digunakan oleh wanita anggota kerajaan pada upacara pengantin haid yaitu saat dimana seorang remaja menginjak ke dewasa. Bentuk sanggul ini menyerupai angka delapan yang diletakkan horizontal tegak. Aksesoris 1. Mogam, yaitu roncean melati pada daun pandan yang diselipkan pada lubang-lubang sanggul sebanyak 4 rangkai. Mogam 2. Rangkaian Melati berbentuk usus-ususan sebanyak tujuh (7) untai yang dipasangkan ada sanggul bagian belakang menjuntai hingga bahu. Usus-ususan melati 3. Kembang Goyang Kalimantan sebanyak 3 atau 5 buah, berupa bunga teratai bertingkat tiga. Kembang Goyang Kalimantan Alat dan Bahan 1. Aneka Sisir 2. Aneka Jepit 3. Harnal 4. Hair Net 5. Karet/ tali sepatu 6. Cemara 80 - 100 cm 7. Hair Spray Cara Membuat 1. Sisirkan seluruh rambut kepuncak kepala, ikat denga kuat 2. Pasangkan Cemara 80 atau 100 cm pada ikatan rambut, satukan dan rapikan. (Gambar 1) Gambar 1 3. Pilin dengan kuat dan rapi, bentuk rambut menyerupai angka delapan atau pita. (Gambar 2) Gambar 2 4. Kemudian dirikan sanggul tersebut dengan lubang menghadap ke depan, kencangkan dengan jepit dan harnet . (Gambar 3) Gambar 3 5. Pasangkan Aksesoris pada tempatnya. (Gambar 4 dan 5) Gambar 4 Gambar 5 D. Evaluasi 1. Tes Tulis a. Sebutkan nama sanggul yang berasal dari Kalimantan Tengah ! b. Sebutkan aksesoris pada penataan sanggul Dendeng ! c. Sebutkan dan jelaskan hal apakah yang membedakan antara sanggul Lipet dan sanggul Dendeng ! d. Sebutkan dan jelaskan langkah kerja dalam pembuatan sanggul Rangkap dengan tepat ! 2. Tes Kinerja a. Praktekkan pembuatan dan penataan sanggul Gelong Tali Kuantan dengan benar ! b. Praktekkan pembuatan dan penataan sanggul Dendeng pada model dengan tepat ! 58