| www.unesa.ac.id | pdpt.unesa.ac.id

KAMPUS KETINTANG
Jl. Ketintang, Surabaya 60231

KAMPUS LIDAH WETAN
Jl. Lidah Wetan, Surabaya
info@unesa.ac.id

pola kalimat
FileName : pola kalimat.docx
FileType : application/octet-stream
FileSize : 16.17 KB
Download



Plain Text Preview

Pola Dasar dan Unsur Kalimat Bahasa Inggris Kalimat dalam bahasa Inggris dapat dibagi menjadi beberapa jenis dan pola, tergantung titik pandang tujuan atau kegunaan praktis yang diinginkan. Untuk tujuan identifikasi dan analisis kalimat dalam usaha memahami artinya, kalimat bahasa Inggris tersebut dikelompokkan menjadi enam pola dasar beserta unsur-unsurnya, yaitu: Fungsi Tipe Subyek Predikat Obyek Pelengkap Keterangan a. S-P The student run b. S-P-O The student drinks milk c. S-P-Pel The student is a lazy student d. S-P-Ket The student studies in the library e. S-P-O-Pel The student opened the door Quietly f. S-P-O-Ket The student read the book at your house Keenam pola dasar di atas dapat membentuk kalimat-kalimat bahasa Inggris yang kompleks dengan cara menggabungkan, memodifikasi, atau mensubstitusi unsur-unsurnya. Dari pada pola dasar di atas dapat dikategorkan jenis kata atau bangun apa saja yang dapat menduduki posisi Subjek, Predikat, Objek, Pelengkap, dan Keterangan. Sebagai Subjek Kata ganti, kata benda / kelompok kata benda, kata kerja+ing (gerund), to infinitive, wh-to infinitive, dan sub klausa benda Sebagai Predikat Kata kerja I (+s / es), kata kerja II, to be (is, am, are, was, were), kata kerja bantu (will, can, may, must, have, had) Sebagai Objek Sama seperti Subjek Sebagai Pelengkap Kata sifat, kelompok preposisi dan yang lain sama seperti Subjek Sebagai Keterangan Kata keterangan, kelompok proposisi. (letak keterangan bisa di awal, tengah atau akhir kalimat) Bentuk kata kerja dan to be dalam bahasa Inggris berubah mengikuti perubahan waktu terjadinya peristiwa. Bentuk kata kerja yang menunjuk perubahan waktu ini disebut sebagai tenses. Ada enam belas tenses dalam bahasa Inggris, tetapi untuk daily conversation umumnya menggunakan lima tenses sebagai berikut: 1. Simple present tense menyatakan sesuatu peristiwa atau kejadian yang terjadi berulang-ulang atau suatu kebiasaan, juga untuk menyatakan suatu kebenaran umum. 2. Present continuous tense menyatakan suatu peristiwa atau kejadian yang sedang berlangsung pada saat sekarang (sedang berlaku). 3. Present perfect tense menyatakan suatu peristiwa atau kejadian yang dilakukan di waktu lampau tetapi masih ada hubungannya dengan waktu sekarang, atau kejadian yang baru saja dilakukan, tapi waktunya tidak disebutkan. 4. Simple past tense menyatakan suatu pekerjaan atau peristiwa di waktu lampau 5. Simple future tense menyatakan suatu pekerjaan atau kejadian yang belum terjadi dan akan terjadi di masa yang akan datang. I drink milk everyday Minum Simple present tense I am drinking milk now Sedang minum Present continuous tense I have drunk milk since 1999 Telah minum Present perfect tense I drank milk yesterday Telah minum Simple past tense I will drink milk tomorrow Akan minum Simple future