| www.unesa.ac.id | pdpt.unesa.ac.id

KAMPUS KETINTANG
Jl. Ketintang, Surabaya 60231

KAMPUS LIDAH WETAN
Jl. Lidah Wetan, Surabaya
info@unesa.ac.id

silabus dan SAP Workshop Implementasi Pendidikan Karakter UNESA
FileName : silabus dan SAP Workshop Implementasi Pendidikan Karakter UNESA.doc
FileType : application/msword
FileSize : 104 KB
Download



Plain Text Preview

Format Silabus Mata Kuliah Unesa-2011 SILABUS Jurusan/Program Studi: Pendidikan Olahraga/S1 PENJASKESREK Mata Kuliah : Strategi Belajar Mengajar Penjasor Kode Mata Kuliah : Bobot : 2 SKS Semester : 5 (Gasal) Mata Kuliah Prasyarat : Mahasiswa telah menempuh matakuliah Dasar-Dasar Pendidikan Jasmani dan Olahraga Deskripsi Mata Kuliah : Mata Kuliah Strategi Belajar mengajar memberikan bekal pada mahasiswa tentang pengetahuan umum Didaktik Metodik dalam PBM, menguasai Model-Model Pembelajaran, metode pengajaran, menguasai pengelolaan kelas yang humanis, dan berkarakter baik didalam ruangan maupun diluar ruangan. Standar Kompetensi : Mahasiswa menguasai pemahaman dan pengertian SBM, mampu membuka dan menutup pelajaran, menerapkan pendekatan belajar, model, metode, dan gaya mengajar yang disesuaikan dengan gaya belajar siswa dalam pendidikan jasmani, dan olahraga yang humanis dan berkarakter. Pert. Ke Kompetensi Dasar Indikator Pengalaman Belajar Materi Pokok Alokasi Waktu Sumber Belajar Penilaian 1 Pengantar dan pengertian Strategi Belajar Mengajar Penjasor. - Menyimpulkan pengertian SBM secara umum. - Mendefinisikan pengertian SBM dalam PENJASOR. - Mengajukan pertanyaan terkait SBM PENJASOR - Membuat bagan sederhana tentang definisi dan pengertian SBM PENJASOR. - Mengikuti perkuliahan tepat waktu. - Menghargai pendapat orang lain. - Diberikan buku teks dan membaca. - Diberikan slide tentang SBM. - Melakukan Tanya jawab tentang SBM dalam Penjasor. Definisi dan pengertian tentang Strategi Belajar Mengajar dari berbagai sumber. 2 x 50' Syaiful Bahri dan Aswan Z. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : PT Rineka Cipta - Tanpa melihat buku, mahasiswa dapat menyimpulkan pengertian SBM secara umum. - Tanpa melihat buku, mahasiswa dapat menyusun pengertian SBM dalam ranah Penjasor. - Mahasiswa dapat membuat bagan sederhana tentang definisi SBM Penjasor sebagai tugas individu. - Mahasiswa mengikuti perkuliahan tepat waktu. - Mahasiswa menghargai pendapat teman saat bertanya maupun menjawab pertanyaan. 2 Manajemen Pengelolaan Kelas - Mendefinisikan pengelolaan kelas. - Menyimpulkan teori pengelolaan kelas pada Penjasor. - Tertib selama perkuliahan. - Menghargai pendapat orang lain selama tanya jawab. - Diberikan buku teks tentang jenis-jenis pengelolaan kelas dan berdiskusi. - Melakukan Tanya jawab tentang jenis-jenis pengelolaan kelas. Teori jenis-jenis pengelolaan kelas. 2 x 50' Marland, Michael, 1990, Seni mengelola kelas, Semarang, Dahara Price. - Tanpa membuka buku mahasiswa mendefinisikan teori jenis-jenis pengelolaan kelas. - Mampu menyimpulkan jenis-jenis pengelolaan kelas untuk Penjasor. - Berlaku tertib selama perkuliahan berlangsung. - Dapat menghargai pendapat orang lain saat tanya jawab. 3 Berbagai Pendekatan Dalam Pembelajaran - Membedakan berbagai pendekatan dalam pembelajaran. - Mendemonstrasikan berbagai pendekatan pembelajaran dalam penjasor. - Mengikuti perkuliahan tepat waktu. - Tertib selama kegiatan. - Bekerjasama selama diskusi kelompok. - Diberikan slide mengenai berbagai macam pendekatan dalam pembelajaran dan melakukan diskusi. Berbagai teori tentang pendekatan dalam pembelajaran (CTL, modifikasi olahraga). 2 x 50' Johnson, Elaine B.2002. Contextual Teaching And Learning. Bandung: Penerbit Kaifa. - Membedakan CTL dan modifikasi olahraga. - Mendemonstrasikan salah satu pendekatan dalam pembelajaran Penjasor. - Datang tepat waktu. - Tertib selama perkuliahan. - Bekerjasama dalam diskusi kelompok. 4 Gaya Belajar Siswa - Membedakan Tipe-tipe gaya belajar siswa (visual, auditory, kinesthetic). - Membuat bagan sederhana tentang perbedaan tipe gaya belajar siswa. - Tertib mengikuti perkuliahan. - Mengharagai pendapat teman saat melakukan tanya jawab. - Diberikan slide tentang tipe-tipe gaya belajar siswa dan melakukan tanya jawab. Tipe-tipe gaya belajar siswa (visual, auditory, kinesthetic). 2 x 50' Beetlestone, Florence. 1998. Creative Learning. Strategi Pembelajaran Untuk Melesatkan Kreatifitas. Siswa. Bandung : Nusa Media - Tanpa membuka buku mahasiswa mampu membedakan tipe gaya belajar siswa, - Secara mandiri dapat membuat bagan sederhana tentang perbedaan gaya belajar siswa. - Tertib mengikuti perkuliahan dari awal sampai akhir. - Menghargai pendapat teman saat tanya jawab. 5 Keterampilan Membuka Pelajaran - Menyebutkan beberapa strategi membuka pelajaran dalam Penjasor. - Menggunakan strategi membuka pelajaran dalam Penjasor. - Menggunakan beberapa strategi membuka pelajaran dalam Penjasor. - Menunjukkan kesungguhan selama mengikuti perkuliahan. - Menghargai teman yang memberikan pendapat. - Diberikan materi dan contoh beberapa keterampilan membuka pelajaran. Strategi membuka pelajaran dalam Penjasor. 2 x 50' Syaiful Bahri dan Aswan Z. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : PT Rineka Cipta. - Tanpa membuka buku dapat menyebutkan beberapa strategi membuka pelajaran. - Dapat menggunakan beberapa strategi membuka pelajaran dalam suatu episode pembelajaran Penjasor. - Dapat menunjukkan kesungguhan selama mengikuti perkuliahan. - Dapat menghargai teman yang memberikan pendapat. 6 Beberapa gaya mengajar dalam Penjasor - Menyebutkan perbedaan dari 5 gaya mengajar dalam Penjasor. - Menyimpulkan dengan kalimat sendiri terhadap 5 gaya mengajar dalam Penjasor. - Bekerja mandiri mengerjakan tugas membuat kesimpulan terhadap 5 gaya mengajar. - Menghargai teman yang melakukan tanya jawab selama perkuliahan. - Diberikan slide dan mahasiswa melakukan tanya jawab terhadap 5 gaya mengajar. Command, Practice, Resciprocal, Sefl-check, Inclusion 2 x 50' Mosston, Muska & Ashworth S. 1986. Teaching Physical Education. Ohio : Merril Publishing Company - Menyebutkan perbedaan 5 gaya mengajar tanpa melihat buku. - Membuat kesimpulan terhadap materi yang telah dipelajari. - Secara mandiri mengerjakan tugas membuat kesimpulan. - Menghargai teman saat terjadi tanya jawab. 7 Gaya Mengajar Guru 2 - Menjelaskan pengertian masing-masing gaya mengajar dalam Penjasor. - Menuliskan dalam kalimat sendiri terhadap masing-masing gaya mengajar dalam Penjasor. - Bekerjasama saat melakukan diskusi tentang 5 gaya mengajar dalam Penjasor. - Bersungguh-sungguh selama kegiatan perkuliahan berlangsung. - Diberikan slide dan mahasiswa melakukan diskusi terhadap 5 gaya mengajar. Discovery, Divergent, Individual, Learner's Initiated, Self-teaching 2 x 50' Mosston, Muska & Ashworth S. 1986. Teaching Physical Education. Ohio : Merril Publishing Company - Tanpa melihat buku dapat menjelaskan pengertian dari 5 gaya mengajar. - Dapat menuliskan 5 gaya mengajar dengan kalimat sendiri. - Menunjukkan kerjasama yang baik saat kegiatan diskusi. - Menunjukkan kesungguhan selama mengikuti perkuliahan. 8 UJIAN TENGAH SEMESTER 9 Model Pembelajaran 1 - Membedakan model pembelajaran langsung dan kooperatif. - Menerapkan model pembelajaran langsung dan kooperatif dalam Penjasor. - Tertib selama megikuti kegiatan perkuliahan. - Menghargai teman saat melakukan tanya jawab. - Diberikan slide dan materi tentang model pembelajaran langsung dan kooperatif. Model Pembelajaran Langsung dan Kooperatif. 2 x 50' Arend, Richard I. 1997. Classroom Instruction and Management. Mc Graw Hill Companies, Inc. - Mampu membedakan model pembelajaran langsung dan kooperatif tanpa melihat buku. - Menerapkan model pembelajaran langsung dan kooperatif dalam RPP Penjasor. - Mengikuti perkuliahan dengan tertib hingga selesai. - Selama perkuliahan dapat menghargai teman dalam tanya jawab. 10 Model Pembelajaran 2 - Membedakan model pembelajaran berdasarkan masalah dengan model pembelajaran IU-UNESA 07-1. - Menerapkan model pembelajaran dalam RPP Penjasor. - Tertib mengikuti perkuliahan. - Menghargai teman selama kegiatan perkuliahan berlangsung. - Diberikan slide dan materi tentang model pembelajaran berdasarkan masalah dan Inovasi UNESA-07-1. Model pembelajaran berdasarkan masalah dan Inovasi UNESA. 2 x 50' - Arend, Richard I. 1997. Classroom Instruction and Management. Mc Graw Hill Companies, Inc. - Tim Mapel Penjasorkes. 2007. Laporan Akhir Model Pembelajaran Penjasorkes Inovatif (Model IU-07-1). Jakarta:Depdiknas. - Dapat membedakan antara model pembelajaran berdasarkan masalah dan IU UNESA 07-1. - Menerapkan model pembelajaran dalam RPP Penjasor. - Mengikuti perkuliahan dengan tertib. - Menghargai teman selama perkuliahan berlangsung. 11 Metode Pengajaran 1 - Membedakan beberapa jenis metode mengajar dalam Penjasorkes. - Menerapkan metode mengajar yang sesuai dengan materi Penjasorkes. - Secara mandiri membuat kesimpulan materi yang dipelajari. - Menunjukkan kesungguhan selama perkuliahan. - Diberikan slide dan materi tentang metode pengajaran. Beberapa jenis metode dalam pengajaran (ceramah, demonstrasi, penugasan) 2 x 50' - Syaiful Bahri dan Aswan Z. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : PT Rineka Cipta - Tanpa melihat buku dapat menyebutkan beberapa metode pengajaran. - Dapat menerapkan metode mengajar sesuai dengan materi Penjasor. - Menyimpulkan materi metode mengajar dengan kalimat sendiri secara mandiri. - Bersungguh-sungguh selama kegiatan perkuliahan. 12 Metode Pengajaran 1 - Membedakan beberapa jenis metode mengajar dalam Penjasorkes. - Menerapkan metode mengajar yang sesuai dengan materi Penjasorkes. - Secara mandiri membuat kesimpulan materi yang dipelajari. - Menunjukkan kesungguhan selama perkuliahan. - Diberikan slide dan materi tentang metode pengajaran. Beberapa jenis metode dalam pengajaran (eksperimen, diskusi, latihan) 2 x 50' - Syaiful Bahri dan Aswan Z. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : PT Rineka Cipta - Tanpa melihat buku dapat menyebutkan beberapa metode pengajaran. - Dapat menerapkan metode mengajar sesuai dengan materi Penjasor. - Menyimpulkan materi metode mengajar dengan kalimat sendiri secara mandiri. - Bersungguh-sungguh selama kegiatan perkuliahan. 13 Keterampilan Menutup Pelajaran - Menyimpulkan keterampilan menutup pelajaran dalam Penjasor. - Mendemonstrasikan keterampilan menutup pelajaran dalam Penjasor. - Menunjukkan kesungguhan selama perkuliahan. - Menghargai teman yang melakukan demonstrasi. - Diberikan contoh-contoh keterampilan menutup pelajaran. Strategi menutup pelajaran dalam penjasor. 2 x 50' - Siedentop, Daryl. 1983. Developing Teaching Skills in Physical Education. Ohio : Mayfield Publishing Company. - Marland, Michael, 1990, Seni mengelola kelas, Semarang, Dahara Price. - Tanpa melihat buku dapat menyimpulkan keterampilan menutup pelajaran dalam Penjasor. - Mendemonstrasikan salah satu keterampilan menutup pelajaran dalam Penjasor. - Bersungguh-sungguh selama kegiatan perkuliahan berlangsung. - Menghargai teman yang melakukan presentasi. 14 Lesson Study Dalam Penjasorkes - Menjelaskan pengertian Lesson Study dalam Penjasor. - Menerapkan Lesson Study dalam proses pembelajaran Penjasor. - Membuat resume perkuliahan materi Lesson Study dalam Penjasor secara mandiri. - Berkomunikasi dengan baik selama perkuliahan berlangsung. - Diberikan materi Lesson Study secara umum. Pengenalan Lesson Study 2 x 50' - Beetlestone, Florence. 1998. Creative Learning. Strategi Pembelajaran Untuk Melesatkan Kreatifitas. Siswa. Bandung : Nusa Media - Tanpa melihat buku dapat menjelaskan pengertian Lesson Study dalam Penjasor. - Dapat menerapkan Lesson Study dalam proses pembelajaran Penjasor. - Secara mandiri dapat membuat resume perkuliahan materi Lesson Study. - Dengan teman dan dosen dapat berkomunikasi dengan baik selama perkuliahan. 15 Mengelola Pembelajaran Penjasor Yang Humanis. - Menyimpulkan pembelajaran Penjasor yng humanis. - Menerapkan pembelajaran yang humanis dalam materi Penjasor di sekolah. - Membuat kesimpulan terhadap materi pembelajaran Penjasor yang humanis secara mandiri. - Menghargai pendapat teman selama perkuliahan. - Diberikan materi dan slide tentang pembelajaran Penjasor yang humanis. Pengantar pada lingkungan belajar Penjasor yang humanis. 2 x 50' - Siedentop, Daryl. 1983. Developing Teaching Skills in Physical Education. Ohio : Mayfield Publishing Company - Tanpa melihat buku dapat menyimpulkan pengertian pembelajaran Penjasor yang humanis. - Menerapkan aspek humanis dalam materi pembelajaran Penjasor di sekolah. - Secara mandiri membuat kesimpulan terhadap materi pembelajaran Penjasor yang humanis. - Selama perkuliahan berlangsung dapat menghargai pendapat teman. 16 Poin-poin Pembentukan Karakter Dalam Penjasor - Menjelaskan pengertian karakter dalam pembelajaran Penjasor. - Menerapkan poin-poin pembentukan karakter dalam materi Penjasor. - Menunjukkan kesungguhan selama mengikuti perkuliahan. - Menghargai teman saat melakukan tanya jawab. - Diberikan materi tentang penjasor berkarakter dan mahasiswa melakukan tanya jawab. Pengantar pada penjasor yang berkarakter. 2 x 50' - Furqon Hidayatullah. 2010. Pendidikan Karakter : Membangun Peradaban Bangsa. Surakarta : Yuma Pustaka - Tanpa membuka buku dapat menjelaskan pengertian karakter dalam pembelajaran Penjasor. - Menerapkan poin-poin pembentukan karakter dalam suatu episode pembelajaran Penjasor. - Bersungguh-sungguh dalam mengikuti perkuliahan. - Saling menghargai saat kegiatan tanya jawab berlangsung. Surabaya, 6 Nopember 2011 Ketua Jurusan Pendidikan Olahraga Dosen Pengampu Mata kuliah DR. Ali Maksum Heryanto Nur Muhammad, S.Pd., M.Pd. Format Satuan Acara Perkuliahan (SAP) Unesa 2011 SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Jurusan/Program Studi : Pendidikan Olahraga/Penjaskesrek Mata Kuliah : Strategi Belajar Mengajar Penjasor Kode Mata Kuliah : Bobot :2 SKS Jumlah Tatap Muka (TM) : 1 (Satu) Deskripsi Mata Kuliah : Mata Kuliah Strategi Belajar mengajar memberikan bekal pada mahasiswa tentang pengetahuan umum Didaktik Metodik dalam PBM, menguasai Model-Model Pembelajaran, metode pengajaran, menguasai pengelolaan kelas yang humanis, dan berkarakter baik didalam ruangan maupun diluar ruangan. 1. Standar Kompetensi : Mahasiswa menguasai pemahaman dan pengertian SBM, mampu membuka dan menutup pelajaran, menerapkan pendekatan belajar, model, metode, dan gaya mengajar yang disesuaikan dengan gaya belajar siswa dalam pendidikan jasmani, dan olahraga yang humanis dan berkarakter 2. Kompetensi Dasar Gaya Mengajar Guru Penjasor 1 ((Command, Practice, Resciprocal, Sefl-check, Inclusion) 3. Indikator a. Kognitif Menyebutkan perbedaan dari 5 gaya mengajar dalam Penjasor. b. Psikomotor Menyimpulkan dengan kalimat sendiri terhadap 5 gaya mengajar dalam Penjasor. c. Perilaku Berkarakter Bekerja mandiri mengerjakan tugas membuat kesimpulan terhadap 5 gaya mengajar d. Ketrampilan Sosial Menghargai teman yang melakukan tanya jawab selama perkuliahan 4. Tujuan Pembelajaran a. Kogniif Mahasiswa dapat menyebutkan perbedaan masing-masing kelima gaya mengajar dalam Penjasor tanpa melihat buku. b. Psikomotor Mahasiswa dapat membuat kesimpulan terhadap 5 gaya mengajar dalam Penjasor dengan kalimatnya sendiri. c. Perilaku berkarakter Mahasiswa mampu bekerja secara mandiri dalam menyimpulkan 5 gaya mengajar dalam waktu 30 menit. d. Keterampilan Sosial Mahasiswa dapat menghargai teman saat melakukan tanya jawab selama mengikuti perkuliahan. 5. Substansi Kajian (Materi Pembelajaran) JUDUL : MATERI PHYSICAL EDUCATION TEACHING STYLE Poin-poin Materi 1. Gaya Mengajar Command. 2. Gaya Mengajar Practiced. 3. Gaya Mengajar Reciprocal. 4. Gaya Mengajar Self-Check. 5. Gaya Mengajar Inclusion. 6. Langkah Pembelajaran a. Model dan Metode Pembelajaran Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) dan metode ceramah. b. Sumber Belajar/Media - Buku Mosston, Muska & Ashworth S. 1986. Teaching Physical Education. Ohio : Merril Publishing Company - Internet - Lembar Penilaian c. Kegiatan Pembelajaran NO KEGIATAN PEMBELAJARAN KETERLAKSANAAN YA TIDAK Pendahuluan (15 Menit) 1. Dosen menjelaskan tujuan perkuliahan, informasi latar belakang pemilihan materi, pentingnya teaching style dalam Penjasor, mempersiapkan mahasiswa untuk belajar. Mahasiswa datang tepat waktu, mendengarkan dan mengajukan pertanyaan apabila diperlukan. Inti (30 Menit) 2. Dosen menyajikan materi teaching style dalam Penjasor yang meliputi command style, practiced style, reciprocal style, self-check, inclusion style, setahap demi setahap. Mahasiswa mendengarkan dan mencatat, serta mengajukan pertanyaan serta memberikan pendapat apabila diminta. Mahasiswa menghargai pendapat teman yang menjawab maupun mengajukan pertanyaan. 30 menit 3. Dosen memberikan tugas kepada mahasiswa untuk membuat kesimpulan terhadap materi yang telah diberikan. Mahasiswa mengerjakan tugas membuat kesimpulan terhadap materi oleh dosen terkait materi secara mandiri (individu). 15 Menit 4. Dosen Mengecek apakah mahasiswa telah berhasil mengerjakan tugas dengan baik, memberi umpan-balik. Mahasiswa mengumpulkan tugas dan mendengarkan umpan balik dari Dosen. 5. Dosen memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk melakukan pelatihan lanjutan melalui tugas, dengan perhatian khusus pada penerapan kepada pembelajaran Penjasor di sekolah. Penutup (10 Menit) 6. Dosen menutup perkuliahan dan mengingatkan kepada mahasiswa untuk mempelajari materi perkuliahan pertemuan berikutnya dengan materi guided discovery style, divergent style, individual program, learner;s initiated style, dan self teaching style. 7. Penilaian a. Lembar Penilaian Kognitif. b. Lembar Unjuk Kerja. c. Lembar Pengamatan Afektif dan Karakter. d. Lembar Pengamatan Keterampilan Sosial. Surabaya, 6 Nopember 2011 Ketua Jurusan Pendidikan Olahraga Dosen Pengampu Mata Kuliah DR. Ali Maksum Heryanto Nur Muhammad, S.Pd., M.Pd.