| www.unesa.ac.id | pdpt.unesa.ac.id

KAMPUS KETINTANG
Jl. Ketintang, Surabaya 60231

KAMPUS LIDAH WETAN
Jl. Lidah Wetan, Surabaya
info@unesa.ac.id

Silabus GBRP-Perpajakan
FileName : Silabus GBRP-Perpajakan.doc
FileType : application/msword
FileSize : 93 KB
Download



Plain Text Preview

KURIKULUM Tanggal Revisi : Kode Dokumen : GBRP-58523302 GARIS-GARIS BESAR RENCANA PERKULIAHAN Fakultas : Fakultas Ekonomi Program Studi : S-1 Akuntansi Mata Kuliah/SKS : Perpajakan / 3 SKS Kode Mata Kuliah : 58523302 Prasyarat : Hukum Pajak dengan minimal nilai C Deskripsi Mata Kuliah : Mata kuliah Perpajakan memerkenalkan perlakuan perpajakan yang berlaku di Indonesia yang meliputi (1) ketentuan umum perpajakan, (2) Pajak Penghasilan, (3) Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Barang Mewah, (4) Pajak Bumi dan Bangunan, (5) Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (6) Bea Materai. Berbagai konsep dasar akan disampaikan di awal perkuliahan dan didukung dengan latihan praktis penerapan konsep dalam perhitungan pajak-pajak terkait. Buku Wajib : 1. Undang-Undang No. 28 tahun 2007 sebagai hasil penyempurnaan UU No. 16 tahun 2000 dan Undang-Undang No. 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. 2. Undang-Undang No. 36 tahun 2008 sebagai hasil penyempurnaan Undang-Undang No. 17 tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan. 3. Undang-Undang No. 42 tahun 2009 sebagai hasil penyempurnaan UU No. 18 tahun 2000 dan Undang-Undang No. 8 tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah. 4. Undang-Undang No. 13 tahun 1985 tentang Bea Materai 5. Undang-Undang No. 12 tahun 1994 sebagai hasil penyempurnaan Undang-Undang No. 12 tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan. 6. Undang-Undang No. 20 tahun 2000 sebagai hasil penyempurnaan Undang-Undang No. 21 tahun 1997 tentang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. 7. _______________, Himpunan Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden, Keputusan Menteri Keuangan, Keputusan Direktur Jenderal Pajak, Dan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak. 8. Mardiasmo, 2009. Perpajakan, Edisi Revisi. Yogyakarta : Penerbit Andi. 9. Muljono, Djoko. 2008. Pajak Pertambahan Nilai. Yogyakarta: Penerbit ANDI 10. Rusjdi, Muhammad. 2005. PBB, BPHTB, dan Bea Materai. Jakarta: Indeks 11. Sukardji Untung, 2001, Sebuah analisis konstruktif Perubahan Undang - Undang PPN 1984 dengan UU Nomor 18 tahun 2000, Jakarta, Penerbit Grasindo 12. Suandy Erly, 2009, Perpajakan, Jakarta, Penerbit Salemba Empat 13. Tjaraka Heru dan Rochmad Djohar Djaelani, 2007, Perpajakan, Jakarta, Universitas Terbuka. 14. Wahluyo dan Wirawan B. Ilyas, 2010. Perpajakan Indonesia. Jakarta: Penerbit Salemba Empat 15. Muljono, 2008. Ketentuan Umum Perpajakan. Yogyakarta: Penerbit ANDI. Pertemuan Ke Kompetensi Materi Kegiatan Pembelajaran Indikator Kompetensi Rujukan 1 Mengidentifikasi aturan perpajakan yang berlaku di Indonesia 1. Ketentuan Umum Perpajakan 2. Administrasi Perpajakan 3. Sanksi dan denda perpajakan - Bekerja dalam kelompok - Menggali informasi dari internet, surat kabar, dll - Menjelaskan ketentuan umum perpajakan dalam kasus - Menganalisis kesesuaian KUP dengan perkembangan ekonomi, moral dan budaya bangsa (1), (2), (7), (8), (14), (12), (13). 2 Menghitung pajak penghasilan Ketentuan dan aturan umum pajak penghasilan: 1. Pengertian Pajak Penghasilan Umum. 2. Subjek dan objek pajak penghasilan - Bekerja dalam kelompok - Memorizzing - Mengidentifikasi komponen pembentuk pajak penghasilan - Menganalisis kesesuaian aturan umum PPh dengan perkembangan ekonomi, moral dan budaya bangsa (1), (2), (7), (8), (14), (12), (13). Pajak Penghasilan Pasal 21, 26,23, 24, 25, 4 (2), 29 1. Pajak Penghasilan Pasal 21: - Pengertian PPh Pasal 21 - Wajib Pajak PPh Pasal 21, hak dan kewajibannya - Pemotong PPh pasal 21, hak dan kewajibannya - Tarif dan Mekanisme Pemotongan PPh Pasal 21 - Subyek dan obyek PPh pasal 21 - Perhitungan PPh Pasal 21 pegawai tetap/tidak tetap dengan gaji bulanan - Perhitungan PPh Pasal 21 Tenaga Ahli - Perhitungan PPh Pasal 21 Upah harian - Perhitungan PPh Pasal 21 atas Imbalan Jasa/Kegiatan yang tidak berdasarkan hari. 2. Pajak Penghasilan Pasal 26: - Pengertian PPh pasal 26 - Subyek dan Obyek pajak - Pemungut pajak - Tarif dan mekanisme pemotongan PPh Pasal 26 - Perhitungan PPh pasal 26 - Bekerja sama dalam kelompok - Menyampaikan pendapat - Mengidentifikasi subjek dan objek PPh 21 - Mendemonstrasikan mekanisme pemotongan dan pelaporan PPh 21 - Menilai efektivitas pelaksanaan aturan PPh 21 - Dapat mengidentifikasi perhitungan PPh 26 (1), (2), (7), (8), (14), (12), (13). 3. Pajak Penghasilan Pasal 22 - Pengertian PPh pasal 22 - Subyek dan Obyek Pajak - Pemungut pajak - Mekanisme pemotongan PPh pasal 22 - Tarif dan perhitungan PPh pasal 22 4. Pajak Penghasilan Pasal 23 - Pengertian PPh pasal 23 - Subyek dan Obyek Pajak Pemungut pajak - Mekanisme pemotongan PPh pasal 23 - Tarif dan perhitungan PPh pasal 23 - Bekerja sama dalam kelompok - Menyampaikan pendapat - Dapat mengidentifikasi perhitungan PPh 22 - Dapat mengidentifikasi perhitungan PPh 23 (3), (7), (8), (9), (11), (14) 5. Pajak Penghasilan Pasal 24 - Pengertian PPh pasal 24 - Permohonan kredit pajak luar negeri - Batas maximum kredit pajak luar negeri - Perhitungan kredit pajak luar negeri 6. Pajak Atas Penghasilan Tertentu (PPh Pasal 4 ayat (2)) - Obyek PPh pasal 4 ayat 2. - Subyek pemotong dan penerima penghasilan - Tarif dan perhitungan PPh pasal 4 ayat 2. 7. Pajak Penghasilan Pasal 25. - Pengertian PPh 25 - Penghitungan angsuran PPh 25. 8. Pajak penghasilan kurang/lebih bayar pada suatu tahun pajak (PPh Pasal 29) - Mekanisme penghitungan. - Bekerja sama dalam kelompok - Menyampaikan pendapat - Dapat mengidentifikasi perhitungan PPh 24 - Dapat mengidentifikasi perhitungan PPh 4 ayat 2. - Dapat mengidentifikasi perhitungan PPh 25 - Dapat mengidentifikasi perhitungan PPh pasal 29. (3), (7), (8), (9), (11), (14) 3. Mengidentifikasi dan Menghitung PPN 1. Dasar hukum dan Pengertian PPN 2. Syarat Pemungutan PPN 3. Subyek dan Obyek PPN 4. Kewajiban dan Hak PKP 5. Saat dan tempat terutang PPN 6. Jenis Faktur Pajak 7. Mekanisme Pembayaran PPN 8. Tarif dan Dasar Pengenaan PPN 9. Mekanisme Pengkreditan Pajak Masukan 10. Pajak Masukan yang tidak dapat dikreditkan 11. PPN atas kegiatan membangun sendiri 12. PPN tidak dikenakan, tidak dipungut, dibebaskan, atau ditanggung pemerintah 13. Penghitungan kembali PM yang telah dikreditkan - Menganalisis jenis transaksi penyerahan atau perolehan, - Menggali informasi dari internet, surat kabar, majalah dll Dapat menguraikan kewajiban PPN dan mampu menghitung PPN, menganalisis berbagai kasus terkait PPN yang terjadi secara aktual di dunia bisnis. (4), (8), (14) 4. Mengidentifikasi dan menghitung PPnBM 1. Dasar hukum dan Pengertian PPnBM 2. Latar belakang pemungutan PPnBM. 3. Karakteristik PPnBM. 4. Termasuk Barang Mewah 5. Tarif PPnBM dan Dasar Pengenaan PPnBM 6. Perhitungan PPnBM Bekerja sama dalam kelompok Dapat menguraikan kewajiban PPnBM dan mampu menghitung PPnBM. (5), (8), (10), (13), (14) 5. Mengidentifikasi Bea Materai 1. Pengertian dan prinsip umum pungutan bea meterai 2. Obyek dan tarip bea meterai 3. Saat terhutang bea meterai 4. Cara pelunasan dan penggunaan bea meterai 5. Sanksi - sanksi. Bekerja sama dalam kelompok Dapat menguraikan bea materai (6), (8), (10), (12), (13) 6. Menghitung Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 1. Pengertian - pengertian pada pajak bumi dan bangunan 2. Obyek pajak dan subyek pajak PBB 3. Cara menghitung PBB 4. Tata cara pembayaran dan penagihan PBB 5. Keberatan dan banding serta pengurangan PBB 6. Pembayaran hasil penerimaan PBB 7. Sanksi - sanksi Bekerja sama dalam kelompok Mampu menghitung PBB 7. Menghitung Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) 1. Pengertian-pengertian pada bea perolehan hak atas tanah dan bangunan 2. Obyek pajak dan subyek pajak BPHTB 3. Cara menghitung BPHTB 4. Tata cara pembayaran dan pelaporan BPHTB 5. Keberatan dan banding serta pengurangan BPHTB 6. Pembagian hasil penerimaan BPHTB 7. Sanski - sanksi Bekerja sama dalam kelompok Mampu menghitung PBB