| www.unesa.ac.id | pdpt.unesa.ac.id

KAMPUS KETINTANG
Jl. Ketintang, Surabaya 60231

KAMPUS LIDAH WETAN
Jl. Lidah Wetan, Surabaya
info@unesa.ac.id

Bahan Ajar Mata Kuliah Teknologi Pengolahan Nabati

Silabus GBRP-Teknologi Pengolahan Nabati (134 KB)
KURIKULUM Tanggal Revisi : Kode Dokumen : GBRP-44413210 GARIS-GARIS BESAR RENCANA PERKULIAHAN Fakultas : Fakultas Teknik Program Studi : D-3 Tata Boga Mata Kuliah/SKS : Teknologi Pengolahan Nabati / 2 SKS Kode Mata Kuliah : 44413210 DESKRIPSI MATERI KULIAH Penerapan teknologi pengolahan melalui praktek pembuatan berbagai produk makanan dengan menggunakan bahan pangan nabati dan hasil sampingnya. MATA KULIAH PRASYARAT Teknologi Pangan MEDIA OHP, LCD, peralatan pengolahan BUKU SUMBER 1. Desrosier, W. 1988. Teknologi Pengawetan Pangan. UI Press. Jakarta. 2. Mountney, GJ and W.A.Gould. 1988. Practical Food Microbiology and Technology. Third Edition. Van Nostrand Reinhold Company. New York. 3. Purnomo, H. 1995. Ilmu Pangan (Terjemahan). UI Press. Jakarta. 4. Potter, N.N. 1995. Food Science. Chapman & Hall. New York. 5. Winarno, F.G. 1987. Pengantar Teknologi Pangan. Gramedia. Jakarta. 6. _________ . 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia. Jakarta. 7. Pudjimulyani, D. 2009. Teknologi Pengolahan Sayur-sayuran dan Buah-buahan. Graha Ilmu. Yogyakarta. MINGGU KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK KEGIATAN PENGALAMAN BELAJAR 1 2 3 4 5 6 I Memahami jenis-jenis bahan pangan nabati a. Menjelaskan pengelompokkan bahan pangan nabati b. Menjelaskan sifat-sifat bahan nabati c. Menjelaskankan peluang pengawetan dan pengolahan bahan nabati dan hasil sampingnya Pengelompokkan bahan pangan nabati Tatap Muka - Diskusi pengelompokkan bahan pangan nabati - Diskusi sifat-sifat bahan nabati - Diskusi peluang pengawetan dan pengolahan bahan nabati
SAP-Teknologi Pengolahan Nabati (215.5 KB)
KURIKULUM Tanggal Revisi : Kode Dokumen : SAP-44413210 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Fakultas : Fakultas Teknik Program Studi : D-3 Tata Boga Mata Kuliah/ SKS : Teknologi Pengolahan Nabati / 2 SKS Kode Mata Kuliah : 44413210 Pertemuan Ke : 1 Alokasi Waktu : A. Standar Kompetensi Mahasiswa dapat mengelompokkan bahan pangan nabati B. Kompetensi Dasar 1. Mahasiswa memahami jenis-jenis bahan pangan nabati C. Indikator 1. Menjelaskan pengelompokkan bahan pangan nabati 2. Menjelaskan sifat-sifat bahan pangan nabati 3. Menjelaskankan peluang pengawetan dan pengolahan bahan nabati dan hasil sampingnya D. Materi 1. Kelompok bahan pangan nabati 2. Sifat-sifat bahan pangan nabati 3. Peluang pengawetan dan pengolahan bahan nabati dan hasil sampingnya E. Pendekatan/Model/Metode 1. Pendekatan / Model : Pembelajaran Konstruktivisme 2. Metode: - Ceramah - Diskusi - Tanya jawab F. Langkah-Langkah Pembelajaran 1. Pembukaan 2. Materi inti 3. Penutup 4. Pemberian Tugas G. Media/Sumber Belajar 1. Media : - LCD - Papan Tulis/White Board 2. Sumber Belajar : Power Point H. Penilaian 1. Penilaian Kinerja: Lihat lampiran KURIKULUM Tanggal Revisi : Kode Dokumen : SAP-44413210 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Fakultas : Fakultas Teknik Program Studi : D-3 Tata Boga Mata Kuliah/ SKS : Teknologi Pengolahan Nabati / 2 SKS Kode Mata Kuliah : 44413210 Pertemuan Ke : 2 Alokasi Waktu : A. Standar Kompetensi Mahasiswa mengetahui perkembangan produk nabati B. Kompetensi Dasar 1. Mahasiswa mengetahui produk-produk nabati komersial di pasaran C. Indikator 1. Menyebutkan produk-produk nabati 2. Menyebutkan bahan dan prinsip pengolahan produk nabati D. Materi 1. Macam produk-produk nabati 2. Bahan dan prinsip pengolahan produk nabati E. Pendekatan/Model/Metode 1. Pendekatan / Model : Pembelajaran Konstruktivisme 2. Metode: - Ceramah - Diskusi - Tanya
M.7-8Pengawetan_dan_pengolahan_ikan (516.19 KB)
PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN Penggolongan hasil perikanan laut berdasarkan jenis dan tempat kehidupannya Golongan demersal: ikan yg dapat diperoleh dari lautan yang dalam. Mis. Ikan kod Golongan pelagik kecil: jenis-jenis ikan kecil yang hidupnya di daerah permukaan laut. Mis. Ikan haring Golongan pelagik besar: jenis-jenis ikan besar yang hidupnya di permukaan laut. Mis. Ikan tuna Golongan anadromus: jenis-jenis ikan atau hasil perikanan yang mula-mula hidupnya di laut kemudian mengadakan migrasi ke air tawar lalu ke pertemuannya. Mis. Ikan bandeng, ika salem Golongan katradromus: jenis-jenis ikan atau hasil perikanan yang mula-mula hidupnya di air tawar kemudian mengadakan migrasi ke laut lalu ke pertemuannya.mis. Belut laut Hasil perikanan berkulit keras (Crustacea): hasil perikanan yg mempunyai kulit yg keras. Mis. Udang, kepiting Hasil perikanan berdaging lunak. Mis: cumi-cumi (Cephallopoda), tiram (Echinodermata), kerang (Anadonta) Hasil perikanan yg tidak dapat diidentifikasi dengan jelas: hasil perikanan lainnya yg tidak dapat digolngkan dalam golongan-golongan di atas. Mis. Ubur-ubur 3 persyaratan hasil perikanan laut dikatakan memiliki nilai ekonomis Mempunyai nilai pasaran yang tinggi Volume produksi makro tinggi dan luas Mempunyai daya produksi yg tinggi Ciri-ciri khusus suatu bahan yang dapat berfungsi sebagai bahan pangan Mempunyai nilai gizi tinggi Dapat memenuhi selera dan memuaskan rasa lapar seseorang Bersifat aman dan sehat jika
PANGAN HEWANI - IKAN (2.92 MB)
PANGAN HEWANI IKAN Pemahaman Secara umum yang dimaksud dengan hasil perikanan adalah ikan dan binatang-binatang lainnya yang hidup di air tawar atau air asin atau pertemuan keduanya yang dapat dimakan atau digunakan sebagai bahan makanan. Ikan dan produk-produk perikanan lainnya merupakan sumber protein hewani yang relativ murah jika dibandingkan dengn sumber protein hewani lainnya. klasifikasi hasil perikanan 1. Ikan darat dan diadromous atau jenis ikan yang berimigrasi antara air laut dan air tawar untuk bertelur dan berpijak 2. Ikan laut 3. Krustasea, moluska dan avertebrata lainnya 4. Ikan paus 5. Anjing laut dan beberapa mamalia perairan 6. Berbagai binatang air seperti penyu, kura-kura, kodok, buaya, dan residunya seperti mutiara, lokan, spons, koral 7. Tumbuhan air seperti ganggang dan rumput laut Air Kandungan air pada ikan mempengaruhi kandungan lemak. Air yang terdapat pada daging ikan adalah air bebas dan air terikat. * Air yang terikat terdapat karena air tersebut berikatan dengan molekul-molekul hidrofilik pada protein yang terdapat pada daging ikan. * Sedangkan air bebas terbentuk karena adanya tekanan osmotik dan daya adsorbsi struktur sel. Lemak Lemak ikan sebagian besar berupa lemak sederhana, yaitu trigliserida yang bersifat netral, ada yang berupa kompleks seperti sterol dan phospholipids. Lemak ikan juga mengandung sejumlah kecil asam-asam lemak bebas, vitamin, dan zat