| www.unesa.ac.id | pdpt.unesa.ac.id

KAMPUS KETINTANG
Jl. Ketintang, Surabaya 60231

KAMPUS LIDAH WETAN
Jl. Lidah Wetan, Surabaya
info@unesa.ac.id

Bahan Ajar Mata Kuliah Pendidikan Kesehatan Sekolah

Silabus GBRP-Pendidikan Kesehatan Sekolah (76.5 KB)
GARIS BESAR RENCANA PERKULIAHAN FAKULTAS : Ilmu Keolahragaan JURUSAN : Pendidikan Olahraga PROGRAM STUDI : S1 Penjaskesrek MATA KULIAH : Pendidikan Kesehatan Sekolah KODE MATA KULIAH : SKS : 2 SKS SEMESTER : Gasal 2011/2012 KELOMPOK MATA KULIAH : DOSEN PEMBINA : 1. dr. Endang Sri Wahjuni, M.Kes. 2. Junaidi Budi Prihanto, S.KM., M.KM. BUKU WAJIB : 1. Sarwoto, Bambang Soetedjo.1993.Pendidikan Kesehatan dan P3P, Depdikbud Jakarta 2. Mu'rifah, 1992, Pendidikan Kesehatan, Dekdikbud Dikti, Jakarta 3. Indan Entjang, 1993, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Citra Aditya Bhakti, Bandung KOMPETENSI SUB KOMPETENSI INDIKATOR KEBERHASILAN PENGALAMAN BELAJAR EVALUASI/TUGAS WAKTU Pemahaman dan penguasaan Pendidikan Kesehatan Sekolah, Teknik dan Metodik UKS, Sanitasi Lingkungan Sekolah serta Pelaksanaan UKS Mahasiswa memahami pengertian Pendidikan Kesehatan Sekolah Memahami pengertian sehat dan sakit Kooperatif, mahasiswa membentuk kelompok untuk merumuskan pengertian sehat dan sakit Diskusi Minggu 1 Memahami faktor - faktor yang mempengaruhi kesehatan Pembelajaran Langsung Tanya Jawab Memahami tanda-tanda badan yang sehat dan upaya menjaga kesehatan Pembelajaran Langsung Tanya Jawab Memahami arti, tujuan, pelaksanaan dan manfaat pendidikan kesehatan Pembelajaran Langsung Kuis Mahasiswa memahami program UKS Memahami maksud, tujuan dan sasaran UKS Pembelajaran Langsung Tanya Jawab Minggu 2 Memahami struktur organisasi dan tata laksana UKS Pembelajaran Langsung Tanya Jawab Memahami pelayanan yang diberikan UKS Pembelajaran Langsung Kuis Mahasiswa memahami kesehatan pribadi dan pemeliharaannya Memahami Unsur Kebersihan Pribadi (Kebersihan kulit, kuku, rambut, mata, hidung, telinga, mulut-gigi dan pakaian) - Presentasi unsur kebersihan pribadi perkelompok. - Diskusi Paper Unsur Kebersihan Pribadi Minggu 3 Memahami macam penyakit akibat ketidakbersihan diri - Presentasi perkelompok tentang macam penyakit akibat ketidakbersihan diri sesuai unsur kebersihan
01. Pendidikan Kesehatan Sekolah (1.44 MB)
PENDIDIKAN KESEHATAN SEKOLAH Oleh: Junaidi Budi Prihanto Definisi Sehat (WHO) "SUATU KEADAAN SEHAT PARIPURNA DAN LENGKAP MENCAKUP FISIK, MENTAL DAN SOSIAL, DAN BUKAN HANYA KEADAAN YANG BEBAS DARI PENYAKIT, CACAT DAN KELEMAHAN" (WHO, 1947) Definisi Sehat (UU Kes No.23 Th 92) KEADAAN SEJAHTERA DARI BADAN, JIWA DAN SOSIAL YANG MEMUNGKINKAN SETIAP ORANG HIDUP PRODUKTIF SECARA SOSIAL DAN EKONOMIS" Definisi Sakit "KEJADIAN, KELAINAN YANG DAPAT MENIMBULKAN GANGGUAN THD SUSUNAN JARINGAN TUBUH, BAIK FUNGSI JARINGAN ITU SENDIRI MAUPUN FUNGSI KESELURUHAN" Statistik Vital Kesehatan 2010 * Angka kematian ibu/10rb kelahiran : 420 Thailand : 110 * Angka kematian balita/1000 kelahiran : 41 Thailand : 14 * HDI Indonesia 2010 : 0,600 (Medium) R 111 Thailand : 0,654 R94 Malaysia : 0,744 R59 Perubahan Perilaku Faktor perilaku merupakan faktor kedua terbesar yang pengaruhi status kesehatan (Blum) Upaya intervensi perilaku dalam bentuk: ? Tekanan (enforcement) ? Dalam bentuk peraturan, tekanan dan sanksi ? Perubahan cepat tapi tidak langgeng ? Edukasi (education) ? Melalui persuasi, himbauan, ajakan, kesadaran dll ? Perubahan lama tapi dapat langgeng Tujuan Pendidikan Kesehatan ? Meningkatkan pengetahuan anak didik tentang ilmu kesehatan ? Menanamkan nilai dan sikap mental yang positif terhadap prinsip hidup sehat ? Membina kebiasaan hidup sehat ? Meningkatkan ketrampilan anak didik dalam melaksanakan hal yang berkaitan dengan kesehatan Pendidikan Kesehatan di Sekolah Diagram Sehat Paripurna Dimensi Intervensi Perilaku Perubahan Perilaku Perubahan dari perilaku yang tidak kondusif ke yang
04. Makanan dan Minuman Sehat (938.66 KB)
Makanan dan Minuman Sehat Junaidi Budi Prihanto Makanan dan Minuman Sehat * Makanan yang mengandung zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang cukup. * Diolah, disajikan dan disimpan dengan menggunakan prosedur penatalaksanaan makanan yang tepat * Bebas dari kandungan bibit penyakit dan bahan berbahaya lain * Aman untuk dikonsumsi BEBERAPA PENGERTIAN TENTANG GIZI * Gizi dari bahasa arab Ghiza artinya makanan atau Nutrition dari bahasa Inggris. * Ilmu Gizi (Nutrition Science): ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang makanan dalam hubungannya dengan kesehatan optimal. * Zat gizi (Nutrients): ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya (menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan, serta mengatur proses-proses kehidupan). Fungsi Makanan Bagi Tubuh * Sebagai Sumber Energi : Karbohidrat, Lemak dan Protein (4 ; 9; 4) * Pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh : Protein, mineral dan air * Mengatur proses dalam tubuh Protein, mineral air dan vitamin MACAM-MACAM ZAT GIZI * Karbohidrat * Protein * Lemak * Vitamin * Mineral * Air KLASIFIKASI ZAT GIZI * Makro: - Karbohidrat - Protein - Lemak * Mikro: - Vitamin - Mineral AKIBAT GANGGUAN GIZI TERHADAP FUNGSI TUBUH * Akibat Gizi Kurang, Gangguan: - pertumbuhan - produksi tenaga - pertahanan tubuh - struktur dan fungsi otak - perilaku * Akibat Gizi Lebih: - kegemukan / obesitas Karbohidrat * Fungsi : Sumber energi utama * Sumber : Padi2an (beras, gandum, jagung), Umbi2an (kentang, singkong, ubi) * Defisiensi : - Busung Lapar Protein * Fungsi : Zat Pembangun dan pemelihara
05. Kesehatan Lingkungan (135.11 KB)
Kesehatan Lingkungan Sekolah dan Perumahan Kesehatan Lingkungan Sekolah Kep. Men. Kes. No. 1429 Tahun 2006 Pedoman Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Sekolah Persyaratan Kesehatan Perumahan (Kepmenkes 829/Menkes/SK/VII/1999) Pembangunan perumahan berpengaruh sangat besar terhadap peningkatan derajat kesehatan keluarga dan kesehatan masyarakat; Oleh karena itu diperlukan persyaratan kesehatan dalam pembangunan perumahan, meliputi : - Persyaratan lingkungan perumahan - Persyaratan rumah itu sendiri Persyaratan Lingk Perumahan meliputi : Lokasi Kualitas udara Kebisingan dan getaran Kualitas tanah Kualitas air tanah Prasarana dan sarana lingk Vektor penyakit Penghijauan Persyaratan Rumah Tinggal meliputi : Bahan bangunan Komponen dan penataan ruang rumah Pencahayaan Kualitas udara Ventilasi Vektor penyakit Penyediaan air Makanan Limbah Kepadatan hunian kamar tidur PERSYARATAN KESEHATAN LINGKUNGAN PERUMAHAN A. Lokasi 1. Tidak terletak pada daerah rawan bencana alam spt bantaran sungai, aliran lahar, gelombang Tsunami, tanah longsor, dlsbg. 2. Tidak terletak pada daerah bekas tempat pembuangan akhir (TPA) sampah atau bekas tambang 3. Tidak terletak pada daerah rawan kecelakaan dan daerah kebakaran spt jalur pendaratan penerbangan B. Kualitas Udara, Kebisingan dan Getaran Kualitas udara ambien di lingkungan perumahan harus bebas gangguan gas beracun dan memenuhi syarat Baku Mutu Lingkungan (BML) sbb : 1. Kebisingan : 45 - 55 dB.A. 2. H2S dan NH3 scr biologis tak terdeteksi 3. Debu diameter < 10 ? dibawah 150 m?/m3 4.
05KMK-~1.PDF (1.64 MB)
KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1429/ MENKES/ SKlXI1I2006 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN KESEHATAN L1NGKUNGAN SEKOLAH MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang . Mengingat a. bahwa dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan Iingkungan, perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah guna terwujudnya lingkungan sekolah yang sehat, bersih, dan nyaman, dan terbebas dari ancaman penyakit perlu dilakukan berbagai upaya penyelenggaraan kesehatan lingkungan sekolah; b. bahwa agar penyelenggaraan kesehatan lingkungan sekolah dapat berjalan dengan baik, diperlukan adanya suatu pedoman penyelenggaraan yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Kesehatan. 1. Undang- undang Gangguan ( Hinder Ordannantie) 1926 Stbl. Namar 226, sebagaimana telah diubah dan ditambah terakhir dengan Stbl. 1940 Nomor 14 dan Namar 450; 2. Undang- undang Nomor 4 Tahun 1984
06. Kesehatan Mental (169.97 KB)
KESEHATAN MENTAL Junaidi Budi Prihanto Pengertian ? Kesehatan mental adalah keserasian atau kesesuaian antara seluruh aspek psikologis dan dimiliki oleh seorang untuk dikembangkan secara optimal agar individu mampu melakukan kehidupan-kehidupan sesuai dengan tuntutan-tuntutan atau nilai-nilai yang berlaku secara individual, kelompok maupun masyarakat luas sehingga yang sehat baik secara mental maupun secara sosial. Faktor yang mempengaruhi ? Faktor Internal Berasal dari dalam diri seseorang: - Sifat : baik, jahat, pemarah, pemalu, dll - Bakat : melukis, musik, akting, dll - Keturunan : emosi, intelektualitas, potensi diri, dll ? Faktor Eksternal - Keluarga - Hukum, politik, sosial budaya, ekonomi, agama, pemerintah, dll Perkembangan Kepribadian (1) 1. Fase Oral Dimana pada fase ini dimulai dari saat dilahirkan sampai dengan 1-2 tahun. Kegagalan anak pada fase ini beberapa ahli mengatakan akan sering mengalami stres dengan gejala gangguan pada lambung seperti maag atau gastritis. Perkembangan Kepribadian (2) ? 2. Fase Anal Fase ini berkembang pada saat balita menginjak umur 15 bulan sampai dengan umur 3 tahun. Pada fase ini balita merasa puas dapat melakukan aktivitas buang air besar dan buang air kecil. Fase ini dikenal pula sebagai periode "toilet training". Pada fase ini seringkali orang tua merasa direpotkan dengan perilaku balita yang suka buang air sembarangan tanpa memperhatikan waktu dan tempat, sehingga seringkali orang tua menjadi keras ke anaknya dan membuat anak
07. Pendidikan Keselamatan (88 KB)
PENDIDIKAN KESELAMATAN Junaidi Budi Prihanto Pendidikan Keselamatan Pendidikan tentang penanggulangan, pencegahan dan penghindaran terjadinya kecelakaan, yang bertujuan untuk keselamatan manusia serta harta bendanya. Penyebab Kecelakaan Faktor Utama Manusia, karena : * Kurangnya pengetahuan * Kurang Keterampilan * Kurang Hati-Hati/Lengah * Kurang Sehat (Fisik/Mental) Pendidikan keselamatan untuk SD (1) * Aturan dan pengaturan mengenai keselamatan * Keadaan bahaya dan cara menyelamatkan diri * Tempat berjalan dan bermain yang aman * Arti dan tanda-tanda Lalu lintas dan tanda bahaya * Pencemaran air minum, air sungai, air laut, udara, tanah dll * Bahaya oleh api, listrik dan pencegahannya Pendidikan keselamatan untuk SD (2) * Akibat Cuaca buruk dan cara penyelamatan * Bahaya yang ditimbulkan oleh binatang piaraan * Bahaya Keracunan Makanan, Minuman, Binatang, Tumbuhan dan Obat-obatan * Bahwa orang lain dapat menolong mereka dari bahaya * Bahaya merokok dan minuman beralkohol * Terampil melaksanan P3K Keselamatan terhadap Racun * Bahaya Tumbuhan Beracun * Bahaya Binatang Beracun * Bahaya Makanan Beracun Bahaya Tumbuhan Beracun * Para ahli botani menyimpulkan bahwa ada kemungkinan dari sekitar 100 tumbuhan terdapat 1 yang beracun * Contoh : ? Kecubung : Daunnya bisa memabukkan ? Patah Tulang : Getah bisa mengganggu mata ? Chery Liar : Mengandung Sianida ? Nettle : Iritasi Kulit ? Poison Ivy : Alergi ? Oleander : Menyerang Jantung ? Hemlock beracun : Kelumpuhan Sementara Bahaya Binatang Beracun (1) * Racun pada hewan biasanya disebarkan melalui gigitan, sengatan atau bahkan semburan. * Racun ini
07.a. emergency_resources_guide (5.09 MB)
WASHINGTON MILITARY DEPARTMENT Emergency Resource Guide This publication prepared jointly by Revised: January 2007 Emergency Management Division Personal Preparedness Prevention Terrorism Biological Agents In the Community In the Home Nature and Weather Information to help you plan and prepare WASHINGTON MILITARY DEPARTMENT Emergency Management Division Camp Murray, WA 98430- 5122 Web site: www. emd. wa. gov 253- 512- 7000; ( 800) 562- 6108 PO Box 47890 Olympia, WA 98504- 7890 Web site: www. doh. wa. gov 360- 236- 4027; ( 800) 525- 0127 Table of Contents WASHINGTON MILITARY DEPARTMENT Emergency Management Division Camp Murray, Washington 98430- 5122 For more information, contact EMD at: 253- 512- 7000 or ( 800) 562- 6108 Or visit our Web site at www. emd. wa. gov Communications Office PO Box 47890 Olympia, Washington 98504- 7890 This publication prepared