| www.unesa.ac.id | pdpt.unesa.ac.id

KAMPUS KETINTANG
Jl. Ketintang, Surabaya 60231

KAMPUS LIDAH WETAN
Jl. Lidah Wetan, Surabaya
info@unesa.ac.id

Bahan Ajar Mata Kuliah Prod Makanan Kontinental

Silabus GBRP-Prod Makanan Kontinental (457 KB)
KURIKULUM Tanggal Revisi : Kode Dokumen : GBRP-44423409 GARIS-GARIS BESAR RENCANA PERKULIAHAN Fakultas : Fakultas Teknik Program Studi : D-3 Tata Boga Mata Kuliah/SKS : Prod Makanan Kontinental / 4 SKS Kode Mata Kuliah : 44423409 Prasyarat : Deskripsi Mata Kuliah : Buku Wajib : I Pemahaman konsep dasar a. Menjelaskan sejarah perkembangan Konsep dasar makanan Tatap muka Presentasi tugas kelompok tentang se- makanan Kontinental makanan Kontinental Kontinental jarah perkembangan makanan Konti- b. Menjelaskan Pola menu makanan nental Kontinental Terstruktur Membaca tentang tokoh-tokoh penemu c. Menjelaskan teknik penulisan menu makanan Kontinental makanan Kontinental Mandiri Membuat laporan tentang kumpulan re- sep-resep makanan Kontinental berda- sarkan tokoh-tokoh penemunya II Pemahaman bumbu dapur, a. Menjelaskan pengertian bumbu Bumbu dapur, terminologi Tatap muka Diskusi bumbu, terminologi dan satuan terminologi dan satuan ukur- b. Menjelaskan fungsi bumbu dan satuan ukuran dalam ukuran dalam dapur Kontinental an dalam dapur Kontinental c. Menjelaskan klasifikasi bumbu dapur dapur kontinental Terstruktur Membuat tugas bumbu dan terminologi Kontinental makanan Kontinental d. Menjelaskan pengertian terminologi Mandiri Menyelesaikan tugas terstruktur II secara e. Menjelaskan fungsi terminologi berkelompok f. Menjelaskan pengertian satuan ukuran g. Menjelaskan klasifikasi satuan ukuran III Pemahaman sauce sebagai a.
SAP-Prod Makanan Kontinental (223.5 KB)
KURIKULUM Tanggal Revisi : Kode Dokumen : SAP-44423409 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Fakultas : Fakultas Teknik Program Studi : D-3 Tata Boga Mata Kuliah/ SKS : Prod Makanan Kontinental / 4 SKS Kode Mata Kuliah : 44423409 Pertemuan Ke : 1 Alokasi Waktu : I. Standar Kompetensi : Kontinental II. Kompetensi Dasar : Mengolah Cold dan Hot Appetizer III. Indikator a. Kognitif 1. Produk a) Menyebutkan pengertian appetizer b) Menyebutkan syarat-syarat hidangan appetizer b) Menjelaskan jenis-jenis cold appetizer c) Menyebutkan bahan pembuat cold appetizer 2. Proses Melaksanakan kegiatan persiapan dalam pembuatan jenis-jenis cold appetizer a) Mengamati gambar dari jenis-jenis cold appetizer b) Mengidentifikasi jenis - jenis cold appetizer c) Memilih bahan-bahan pembuat jenis-jenis cold appetizer b. Afektif 1. Mengembangkan perilaku berkarakter, meliputi: a) Jujur, b) Peduli, c) Tanggung jawab. 2. Mengembangkan keterampilan sosial, meliputi: a) Bertanya, b) Menyumbang ide atau berpendapat, c) Menjadi pendengar yang baik, d) Berkomunikasi.
Dessert oke (15.39 MB)
Dessert (The last/final course) Dessert adalah kelompok hidangan pada giliran penutup dalam penyajian makanan Eropa. Fresh Fruit Compote Shorbet Puding Puding Dingin Pastry Bread Cake/ Gateau Frozen Dessert Cream Ices Coupe ice cream atau shorbet yang divariasi dengan buah segar atau buah siap saji dan dilengkapi dengan syrup sebagai topping dan garnis Parfait Peach Melba Ice cream vanilla yang diberi setengah bagian peach dan di disiram dengan sauce Melba Banana Split Ice cream vanila berbentuk kubah yang berisi buah dan permukaannya ditutup dengan meringue ice cream yang dicampur dengan susu murni menggunakan shaker atau blender. Mouses Ice cream dengan tekstur yang lembut, halus seperti busa yang terbuat dari putih telur, whipped cream, dan pengaroma seperti coklat blok, puree buah, kadang dapat ditambah dengan gelatine agar teksturnya lebih padat. Souffle Hidangan yang ringan diperoleh dari kocokan putih telur yang kemudian dipanggang menggunakan cetakan khusus untuk souffl yang biasanya disebut pinggan tahan panas Aneka Gridle Cake Produk yang dibuat dari adonan cair yang terbuat dari telur dan tepung terigu yang kemudian didadar dengan menggunakan wajan dadar. Aneka Gridle Cake TERIMAKASIH
hand out Appetizer Karakter-1 (36.69 MB)
KAJIAN TENTANG APPETIZER ________________________________________________________________ A. Pengertian Appetizer Appetizer berasal dari kata appetite yang berarti selera. Jadi Appetizer dapat diartikan pembangkit selera. Dalam bahasa perancis dikenal dengan istilah hor's d'oeuver. Sebagai pembangkit selera, appetizer disajikan pada awal (the first courses dishes) suatu courses. Bentuk sajian appetizer berupa hidangan ringan dengan porsi kecil/satu atau dua gigitan (bit size) yang terasa gurih, tajam dan segar yang disajikan sebelum main course dalam keadaan panas atau dingin. Sebagai hidangan appetizer yang fungsinya sebagai pembangkit selera, maka hidangan appetizer harus mempunyai persyaratan tertentu. A. Syarat-syarat hidangan appetizer Suatu hidangan dapat dikelompokkan ke dalam appetizer bila memenuhi persyaratan, yaitu: 1. Ringan dicerna (Easy Digestible) Salah satu tujuan memasak adalah memudahkan bahan makanan dicerna, namun demikian bukan berarti bahwa tanpa proses pemamasakan makanan tidak dapat dicerna oleh tubuh. Makanan mudah dicerna tanpa melalui proses pemasakan adalah bahan makanan yang tidak berlemak. Untuk bahan makanan yang tidak melaui proses pemasakan hendaknya dilakukan persiapan awal secara cermat guna menjamin keamanan dari bakteri-bakteri yang dapat menyebabkan timbulnya suatu penyakit, misalnya melalui proses celup cepat (blanching) atau pencucian secara cermat. 2. Rasa Enak (Taste Appeal) Sesuai dengan karakteristik rasa dari hidangan appetizer yang bersa enak, maka untuk mewujudkan hidangan yang sesuai dengan karakteristiknya dipilih bahan makanan yang
hand out dessert konti (18.75 MB)
DESSERT A. Pengertian dessert Sajian yang disajikan diakhir courses dalam suatu set menu yang gunanya untuk menghilangkan kesan rasa hidangan yang terdahulu dan menutup babak penyajian makanan. Sajian dessert sering dinamakan The final course atau The last course dan berasa manis atau disebut sweet Hidangan penutup (dessert) adalah hidangan yang disajikan setelah hidangan utama (main course) sebagai hidangan penutup atau biasa disebut dengan istilah pencuci mulut. Dessert biasanya mempunyai rasa manis dan menyegarkan, terkadang ada yang berasa asin atau kombinasinya. Fungsi dessert dalam giliran hidangan (courses) adalah sebagai hidangan yang menyegarkan setelah menyantap hidangan utama (main course) yang terkadang mempunyai aroma atau rasa yang amis serta menghilangkan rasa enak. Pada awalnya hidangan dessert yang disajikan berupa buah-buahan yang segar tanpa proses pengolahan. Seiring dengan perkembangan zaman, hidangan dessert mulai bervariasi dengan mengambil dasar (basic) dari beberapa hidangan seperti cake, pie, ice cream dan sebagainya yang dipadukan dengan sauce, buah, syrup, cream atau perpaduan antara bahan dasar, sehingga menciptakan hidangan dessert yang lezat dan menarik. Jenis hidangan yang digunakan sebagai dessert dapat dihidangkan secara tersendiri diluar dari susunan menu. Seperti untuk hidangan teman tea, sebagai snack,